Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Prabowo Dorong Inovasi Energi Hijau, Indonesia Ditargetkan Produksi Bensin Berbahan Tanaman.

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 20:08 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Dorong Inovasi Energi Hijau, Indonesia Ditargetkan Produksi Bensin Berbahan Tanaman. Doc: Antara Foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7). Peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional Tahun 2026 itu bertemakan Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya.

Presiden Prabowo Subianto berharap Indonesia mampu memproduksi bensin berbahan baku tanaman dalam tiga hingga empat tahun mendatang sebagai bagian dari penguatan kemandirian energi nasional.

"Profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit, etanol dari singkong, dari jagung, dari sorgum. Jadi saya harap dalam tiga-empat tahun lagi kita nanti juga bisa menghasilkan bensin dari tanaman," kata Presiden Prabowo Subianto saat Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu.

Menurut Presiden, pengembangan bahan bakar berbasis komoditas pertanian tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk petani singkong, jagung, dan komoditas lainnya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian.

"Berarti petani singkong akan hidup makmur, petani jagung akan hidup makmur, petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri," ujarnya.

Prabowo mengatakan pemerintah juga telah memulai implementasi biodiesel B50 yang menggunakan campuran 50 persen minyak kelapa sawit.

Ia menyebut pemanfaatan bahan bakar berbasis kelapa sawit memungkinkan Indonesia menghentikan impor solar mulai bulan ini.

"Baru beberapa hari yang lalu kita meluncurkan B50, solar 50 persen dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia, minyak kelapa sawit di Indonesia. Kita mulai bulan ini tidak impor lagi solar dari luar negeri," katanya.

Menurut Prabowo, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.

Selain itu, Presiden mengatakan pemerintah telah mencatat capaian swasembada pangan pada tahun pertama masa pemerintahannya sehingga Indonesia tidak lagi mengimpor sejumlah komoditas pangan dan mulai melakukan ekspor.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat bangsa dan membela kepentingan rakyat Indonesia.

"Kita berada di jalan yang lurus, membela rakyat adalah kehormatan bagi bangsa Indonesia. Membela rakyat adalah kehormatan bagi setiap patriot. Saya tidak akan ragu-ragu, saya akan terus membela dan memperkuat bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

B50 Resmi Jalan, Impor Solar RI Dipangkas 18 Juta Kiloliter

B50 Resmi Jalan, Impor Solar RI Dipangkas 18 Juta Kiloliter

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.