Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai Lagi Ancaman-ancaman Bom, Kali Ini untuk SDN 15  

📅 Senin, 13 Jul 2026, 13:14 WIB | Oleh:
Mulai Lagi Ancaman-ancaman Bom, Kali Ini untuk SDN 15    Doc: ant
Ket. mulai lagi ancaman bom

JAKARTA – Orang sakit jiwa mulai mengancam-ngancam bom. Kali ini diterima salah satu guru SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan kesaksian menerima ancaman bom melalui pesan WhatsApp saat upacara hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Salah satu guru menerima pesan teror saat kami sedang melaksanakan upacara. Kami mengondisikan agar situasi tetap tenang," kata Guru Kelas V SDN Srengseng Sawah 15, Subekhi kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Senin.

Subekhi mengatakan ancaman tersebut diterima saat kegiatan upacara sedang berlangsung.

Menurutnya, pihak sekolah berupaya menjaga situasi tetap kondusif sambil melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT dan kepolisian.

"Sambil itu saya melapor kepada ketua RT dan Polsek. Kami juga mendapat imbauan dari kepolisian agar anak-anak tetap berada di lapangan dan tidak masuk ke kelas," ucapnya.

Menyusul ancaman tersebut, pihak sekolah berkoordinasi dengan kepolisian dan mengamankan seluruh siswa di lapangan sekolah untuk dipulangkan.

"Setelah anak-anak pulang dan para guru keluar dari area sekolah, kami masih menunggu informasi lebih lanjut," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, isi pesan ancaman menyebutkan adanya bom di beberapa titik di lingkungan sekolah itu.

Pesan ancaman tersebut diterima seorang pegawai tata usaha (TU) dan guru kelas 1 melalui aplikasi WhatsApp.

"Isi pesannya. Ada bom di beberapa titik di sekolah ini. Yang menerima pesan pegawai TU dan guru kelas 1," kata dia.

Kepolisian telah menyisir dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin.

Polisi menerima laporan pukul 07.30 WIB. Diketahui saat itu siswa dan guru sedang melaksanakan upacara pada hari pertama MPLS.

Teror itu telah beredar di kalangan guru hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melapor.

Nurma menambahkan para guru dan siswa sudah dievakuasi keluar dari sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Ekonomi
Blangkon Solo Resmi Ditetap...
Olahraga
Timnas Indonesia Fokus Pers...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.