Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Plt Bupati Ahmad Baharudin Ungkap Penyebab Serapan APBD Tulungagung 2026 Rendah

📅 Senin, 25 Mei 2026, 03:26 WIB | Oleh:
Plt Bupati Ahmad Baharudin Ungkap Penyebab Serapan APBD Tulungagung 2026 Rendah Doc: ANTARA/Dokumentasi pribadi
Ket. Pekerja mengunakan alat berat menyelesaikan proyek peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyatakan realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 hingga memasuki bulan Mei masih berada di bawah target yang ditetapkan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Minggu, mengatakan hingga Mei 2026 serapan APBD baru mencapai sekitar 17 persen dari total anggaran sebesar Rp3,2 triliun atau sekitar Rp544 miliar.

“Serapan APBD Tahun 2026 saat ini masih sekitar 17 persen dari total anggaran Rp3,2 triliun,” kata Ahmad Baharudin.

Menurut dia, capaian tersebut masih berada di bawah target penyerapan pada triwulan pertama yang diproyeksikan mendekati 20 persen.

Pemkab telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk kembali mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.

Meski demikian, pemerintah daerah juga meminta setiap OPD tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.

“Program tetap harus berjalan, namun seluruh proses pelaksanaan dan penyerapan anggaran harus sesuai aturan karena menggunakan uang negara yang dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ahmad menyebut salah satu faktor yang memengaruhi perlambatan penyerapan anggaran adalah adanya penyesuaian pelaksanaan program pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung pada April 2026.

Kondisi tersebut, menurut dia, sempat berdampak pada tertundanya sejumlah kegiatan di beberapa OPD, termasuk proyek infrastruktur yang dijalankan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pemkab memastikan pelaksanaan program yang sempat tertunda akan dilanjutkan kembali dengan penguatan pengawasan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta seluruh perangkat daerah tetap menjalankan program sesuai aturan agar pelaksanaan anggaran berjalan optimal dan tidak menimbulkan pelanggaran,” kata Ahmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...

Calon Sekolah Adiwinata Bekasi Memasuki Penilaian Akhir

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Calon Sekolah Adiwinata Bek...
Nasional
Pesantren Jadi Pusat Ekonom...
Olahraga
Persija Jakarta Rekrut Fran...
Luar Negeri
Putin Beri Instruksi Mengej...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.