Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Prabowo: 2.200 Rumah Sehat untuk Papua Pegunungan Ditargetkan Mulai 2026

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Prabowo: 2.200 Rumah Sehat untuk Papua Pegunungan Ditargetkan Mulai 2026 Doc: Antara
Ket. Ketua BP3OKP Pegunungan Hantor Matuan.

Wamena - Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Pegunungan mengharapkan pembangunan 2.200 unit rumah sehat dari Presiden RI Prabowo Subianto dapat berjalan tahun 2026.

Presiden RI Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden untuk pembangunan 2.200 unit rumah sehat bagi Papua Pegunungan tipe 45 dan 200 unit rumah tipe 90 bagi kepala suku.

Ketua BP3OKP Pegunungan Hantor Matuan dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat (20/3), mengatakan pembangunan 2.200 unit rumah bagi wilayah Papua Pegunungan, delapan kabupaten bentuk perhatian luar biasa dari Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami mengucapkan terima kasih dan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa karena dari sekian banyak daerah otonomi baru atau DOB di Indonesia khususnya Tanah Papua tetapi bapak presiden memberikan bantuan itu kepada kami, tentu kami sangat mendukungnya,” katanya.

Menurut dia, bantuan yang diberikan tersebut merupakan bentuk perhatian khusus oleh negara kepada Papua Pegunungan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah ini.

“Bagi kami bantuan 2.200 unit rumah bukan sekadar bantuan biasa, melainkan perhatian serius yang diberikan oleh bapak presiden kepada Papua Pegunungan yang memang sangat terisolir dibanding dengan daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan 2.200 unit rumah merupakan bantuan khusus yang diberikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sehingga pada penerapannya pun di lapangan memperoleh perhatian khusus dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat delapan kabupaten Papua Pegunungan.

“Menurut kami perhatian ini merupakan awal yang sangat baik dalam membantu meningkatkan perekonomian di Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan apalagi pemerintah pusat pun membantu meningkatkan akses transportasi jalan trans Jayapura-Wamena 61 kilometer pada tahun ini.

“Jalan dari Jembatan Mamberamo hingga ke Elelim Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan sejauh 61 kilometer segara dikerjakan dalam tahun ini. Akses jalan ini selesai dikerjakan maka sangat membantu perekonomian Papua Pegunungan serta dapat menurunkan inflasi di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Perjalanan darat menggunakan kendaraan roda empat dan enam yang membawa bahan pokok (bapok) dan material padat lainnya bisa dua hingga tiga Minggu perjalanan dari Jayapura-Wamena. Hal inilah yang menyebabkan harga bapok dan material padatnya lainnya sangat tinggi di Papua Pegunungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.