Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPKP DIY Dorong Penggunaan Besek untuk Kurangi Sampah Kurban

📅 Senin, 25 Mei 2026, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPKP DIY Dorong Penggunaan Besek untuk Kurangi Sampah Kurban Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong panitia pelaksana kurban saat Idul Adha agar menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan dalam pendistribusian daging. Salah satu pilihan yang direkomendasikan ialah besek atau wadah berbahan anyaman bambu sebagai pengganti kantong plastik.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP DIY Agung Ludiro mengatakan penggunaan besek dinilai lebih baik karena mampu mengurangi timbulan sampah sekaligus menjaga kebersihan daging yang dibagikan kepada masyarakat.

"Alangkah lebih baik kalau mungkin bisa menggunakan dari besek, daripada kantong plastik untuk bungkus daging kurban," kata Agung di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, bahan berbasis bambu memiliki keunggulan karena lebih mudah terurai dibandingkan plastik yang membutuhkan waktu lama untuk terdekomposisi. Selain faktor lingkungan, penggunaan besek juga dipandang lebih higienis.

Meski begitu, penggunaan kemasan tradisional tersebut masih menghadapi tantangan, terutama dari sisi biaya yang relatif lebih tinggi.

"Namun, mungkin secara ekonomi kalau menggunakan besek bambu harganya agak mahal daripada kantong plastik," katanya.

Agung menjelaskan, anjuran pengurangan penggunaan plastik sebenarnya sudah disampaikan secara rutin setiap tahun kepada panitia kurban. Apabila penggunaan plastik masih belum bisa dihindari, pihaknya meminta agar masyarakat tidak menggunakan kantong plastik berwarna.

"Ya, sebenarnya setiap tahun kami sudah menganjurkan untuk bungkus daging kurban, ya setidaknya tidak menggunakan plastik yang berwarna, begitu saja," katanya.

Pihaknya tetap merekomendasikan penggunaan plastik putih sebagai alternatif meskipun harga di pasaran saat ini disebut mengalami kenaikan.

"Kami tidak tahu kalau di tahun ini apakah plastik putih juga masih, karena harga plastiknya juga mahal, harganya naik. Tetapi, kami tetap mengimbau supaya tidak menggunakan plastik yang berwarna," katanya.

Di sisi lain, DPKP DIY memastikan ketersediaan hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha dalam kondisi mencukupi. Kesehatan ternak yang berasal dari luar daerah juga terus dipantau melalui pemeriksaan rutin dan kelengkapan dokumen kesehatan.

"Yang dari luar masuk ke Jawa maupun sampai DIY semua surat harus lengkap, dan sampai sini pun juga rutin didatangi tenaga kesehatan untuk memastikan hewan yang beredar itu sangat layak diperjualbelikan, diperdagangkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Edukasi bantuan hidup dasar...
Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Luar Negeri
PBB Terpaksa Kurangi Bantua...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.