Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Bakti ATC 2026, AirNav Indonesia: Mengenang Pengabdian, Melanjutkan Dedikasi

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Hari Bakti ATC 2026, AirNav Indonesia: Mengenang Pengabdian, Melanjutkan Dedikasi Doc: Dok. Istimewa

TANGERANG — Hari ini, 29 September 2026, Indonesia memperingati Hari Bakti Air Traffic Controller (ATC) sebagai bentuk penghormatan kepada Anthonius Gunawan Agung, personel pemandu lalu lintas udara AirNav Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas dalam peristiwa gempa Palu pada 2018 silam.
Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno mengatakan, penghormatan kepada Anthonius merupakan bagian dari upaya menjaga nilai pengabdian yang menjadi fondasi profesi ATC.

“Apa yang dilakukan almarhum Anthonius merupakan bagian dari sejarah pelayanan navigasi penerbangan Indonesia. Pengabdian beliau mengingatkan kita bahwa profesi ATC memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penerbangan. Nilai itulah yang harus terus kita jaga dan diteruskan,” ungkap Avirianto melalui keterangan resmi AirNav Indonesia, Selasa (29/9).

Peringatan Hari Bakti ATC tahun ini mengusung tema “Mengenang Pengabdian, Melanjutkan Dedikasi.” Tema tersebut merefleksikan komitmen insan navigasi penerbangan untuk meneruskan nilai profesionalisme, dedikasi, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan navigasi penerbangan.

Pengabdian Anthonius juga mendapat penghormatan dari pemerintah. Kementerian Perhubungan menganugerahkan penghargaan Adikarya Dirgantara Pralabda kepada almarhum sebagai tanda penghargaan bidang perhubungan udara atas jasa dan pengabdiannya. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap jasa dan pengabdian di bidang perhubungan udara.

Sebagai bentuk penghormatan lainnya, Anthonius dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan. Pada peringatan Hari Bakti ATC 2026, jajaran AirNav Indonesia kembali melakukan ziarah dan tabur bunga di makam Anthonius.

Anthonius merupakan personel ATC AirNav Indonesia yang bertugas di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, Palu. Pada 28 September 2018, saat gempa bumi mengguncang Palu, Anthonius tetap menjalankan tugasnya memberikan pelayanan kepada penerbangan Batik Air ID 6231 tujuan Makassar hingga pesawat tersebut lepas landas dengan selamat.

Setelah memastikan penerbangan tersebut aman, Anthonius berupaya menyelamatkan diri dari menara ATC yang terdampak gempa. Ia mengalami luka berat dan meninggal dunia pada 29 September 2018.

Bagi AirNav Indonesia, Hari Bakti ATC tidak berhenti pada penghormatan terhadap sejarah. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa nilai pengabdian harus diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari melalui kompetensi, profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan.

“Tugas kita hari ini adalah melanjutkan nilai-nilai dalam pengabdian almarhum Anthonius. Kita terus memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan agar keselamatan penerbangan tetap terjaga di seluruh ruang udara Indonesia,” katanya.

Hari Bakti ATC 2026 menjadi momentum bagi seluruh insan AirNav Indonesia untuk terus memberikan pelayanan navigasi penerbangan yang profesional dan andal, sekaligus menjaga semangat pengabdian dalam menjalankan tugas bagi konektivitas penerbangan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.