Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Mangkrak, Menteri PU Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan

24 Sabtu, 23 Mei 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Cegah Mangkrak, Menteri PU Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan Cegah Mangkrak, Menteri PU Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di berbagai daerah terus berjalan dan ditargetkan selesai sesuai jadwal agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026

JAKARTA– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di berbagai daerah terus berjalan dan ditargetkan selesai sesuai jadwal agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026. 

Di tengah berbagai tantangan pelaksanaan di lapangan, Kementerian PU menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat tidak akan dibiarkan mangkrak karena program tersebut menjadi bagian dari agenda strategis Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo turun langsung ke berbagai lokasi pembangunan untuk memastikan percepatan pekerjaan berjalan sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kendala teknis yang dihadapi di masing-masing lokasi proyek.

“Saya harus berkeliling langsung untuk memantau. Tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan di lapangan yang kadang belum terpikirkan sebelumnya,”kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat (22/5)

Menurut Menteri Dody, pembangunan Sekolah Rakyat memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi karena dikerjakan serentak di banyak wilayah dengan karakteristik permasalahan berbeda-beda. Karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang sama di setiap lokasi.

“Harus diakui memang pembangunan Sekolah Rakyat agak di luar perkiraan saya. Dengan komposisi profesional yang ada, seharusnya keterlambatan seperti sekarang ini tidak boleh terjadi. Tapi yang sudah ya sudahlah, sekarang tugas kita memastikan semuanya tetap selesai tepat waktu,” ujar Menteri Dody.

Kementerian PU telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan yang melibatkan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, serta seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pembangunan. Tenaga teknis tambahan dari pusat juga telah diterjunkan ke sejumlah lokasi untuk memperkuat pengawasan dan percepatan pekerjaan konstruksi.

“Kita suntikkan personel teknis dari Jakarta di tiap titik agar benar-benar fokus menangani persoalan di lapangan dan memastikan progres berjalan,” ujar Menteri Dody.

Pada beberapa lokasi yang menghadapi keterbatasan tenaga maupun kendala teknis lainnya, Kementerian PU juga membuka opsi dukungan lintas sektor untuk membantu percepatan pekerjaan. Menteri Dody mencontohkan pada beberapa lokasi tertentu, dukungan tambahan seperti tenaga dari Zeni TNI AD dapat dilibatkan untuk membantu percepatan pekerjaan konstruksi dan penanganan kendala lapangan. 

Saat ini Kementerian PU tengah melaksanakan pembangunan 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai daerah di Indonesia dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Hingga 20 Mei 2026, progres fisik pembangunan secara rata-rata telah mencapai 59 persen.

Percepatan pembangunan tetap terus berjalan seiring dengan pengawasan mutu konstruksi. Menurut Menteri Dody, Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.

“Sekolah Rakyat ini disiapkan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat. Karena itu kualitas bangunannya juga harus benar-benar dijaga,” ujarnya.

Kementerian PU memastikan seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan standar mutu konstruksi mulai dari pemilihan material, metode pelaksanaan, hingga pengawasan pekerjaan di lapangan. Kementerian PU terus mendorong penyelesaian berbagai kendala teknis seperti mobilisasi material, akses konstruksi, dan kesiapan infrastruktur pendukung agar proyek dapat selesai tepat waktu.

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap kawasan dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu jenjang SD, SMP, dan SMA yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta fasilitas penunjang lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...

Janice Tjen Juarai Ganda Putri Japan Open 2026

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Daerah
Asap Karhutla Pekat Menyeli...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.