Studi Ungkap Pengawet Makanan Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Penyakit Jantung
📅 Jumat, 22 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Penelitian eksperimental dalam literatur secara konsisten menunjukkan bahwa pengawet dapat menyebabkan stres oksidatif dalam tubuh atau memengaruhi cara kerja pankreas,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Hasil ini menunjukkan bahwa kita perlu mengevaluasi kembali risiko dan manfaat zat aditif makanan ini oleh otoritas yang berwenang, seperti EFSA di Eropa dan FDA di AS, untuk perlindungan konsumen yang lebih baik.”
Menurutnya, temuan tersebut juga mendukung rekomendasi agar masyarakat lebih memilih makanan yang tidak diolah atau diolah seminimal mungkin serta menghindari bahan tambahan yang tidak diperlukan.
“Sementara itu, temuan ini mendukung rekomendasi yang ada untuk lebih memilih makanan yang tidak diolah dan diolah seminimal mungkin, serta menghindari bahan tambahan yang tidak perlu. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya memainkan peran kunci dalam menjelaskan rekomendasi ini kepada masyarakat,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, para peneliti masih mempelajari bagaimana zat aditif makanan dan makanan ultra-olahan memengaruhi peradangan, stres oksidatif, profil metabolisme darah, serta komposisi mikrobiota usus untuk memahami lebih lanjut kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!