Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN Perluas Infrastruktur untuk Kendaraan Listrik di Pulau Madura

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 08:23 WIB | Oleh:
PLN Perluas Infrastruktur untuk Kendaraan Listrik di Pulau Madura Doc: antara foto
Ket. Pemasangan infrastruktur kendaraan listrik di Madura.

SUMENEP - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura, Jawa Timur (Jatim) terus memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Pulau Madura. Langkah ini sebagai upaya memperkuat ekosistem, sekaligus mempercepat transisi energi bersih di wilayah tersebut.

Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, di Pamekasan, dalam keterangan di Pamekasan, Selasa, mengatakan perluasan infrastruktur kendaraan listrik itu merupakan bentuk komitmen PLN dalam mewujudkan masa depan bebas emisi, sekaligus bentuk dukungan dalam menyukseskan program hemat energi pemerintah.

"Saat ini, pembangunan infrastruktur kendaraan listrik berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sudah dioperasikan di beberapa titik di empat kabupaten di Pulau Madura ini," katanya.

Fahmi menjelaskan pihaknya telah membangun dan mengoperasionalkan SPKLU di semua kantor PLN wilayah Pulau Madura, seperti di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

"Kami juga telah menyediakan SPKLU di lingkungan Kantor Pemkab Sumenep dan di tempat umum, yakni di Taman Potre Koneng Sumenep," katanya.

Fahmi menuturkan pengoperasian SPKLU Taman Potre Koneng Sumenep yang melayani pengisian daya kendaraan listrik untuk motor dan mobil itu digelar bertepatan dengan kegiatan 'Madura Electric Vehicle 2026' pada Senin (22/6).

Kegiatan yang melibatkan perwakilan elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sumenep sejak 2022 itu merupakan langkah taktis untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

"SPKLU Taman Potre Koning yang diresmikan pada 'Madura EV-Day 2026' itu berkapasitas 40 kW dan merupakan SPKLU pertama di ruang publik di wilayah kerja PLN UP3 Madura, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih mudah di pusat aktivitas Kota Sumenep," katanya.

SPKLU PLN ini merupakan fasilitas pengisian daya khusus dari PLN untuk kendaraan bermotor listrik, serta berfungsi layaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

SPKLU menyediakan teknologi fast charging dan ultra-fast charging yang mampu mengisi penuh baterai kendaraan dalam waktu sekitar 30 hingga 90 menit dengan tarif layanan antara Rp25 ribu hingga Rp57 ribu.

"Tarif Rp 25 ribu per per pengisian ini untuk layanan fast charging, sedangkan yang Rp57 ribu untuk biaya layanan ultra-fast charging per pengisian dengan tarif layanan kWh sekitar Rp2.466 per kWh," katanya, menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pemkot Serang Revisi Perda ...
Olahraga
Janice Awali Langkah di Eas...
Daerah
Pemprov Lampung Pastikan Ke...
Megapolitan
Situ Cilangkap Disiapkan Me...
Megapolitan
Bogor Segera Ganti Angkot d...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.