Liga Champions: PSG Percaya Diri Singkirkan Chelsea
📅 Selasa, 17 Mar 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON - Harapan Chelsea untuk terus melaju di Liga Champions kini berada di ujung tanduk. Tim asal London itu membutuhkan sebuah “remontada” atau melakukan kebangkitan luar biasa untuk membalikkan ketertinggalan ketika menjamu Paris Saint-Germain di leg kedua babak 16 besar di Stamford Bridge, Rabu (18/3) dini hari WIB. Dalam pertemuan pertama di Paris pekan lalu, tim asuhan Liam Rosenior dipaksa menyerah 2–5 oleh juara bertahan yang diasuh Luis Enrique.
Dalam laga di Parc des Princes itu, Chelsea sempat dua kali menyamakan kedudukan ketika tertinggal. Namun setelah skor 2–2, The Blues tak lagi mampu membendung gelombang serangan tuan rumah yang kemudian menambah tiga gol untuk menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Salah satu momen penentu datang pada menit ke-62. Enrique memasukkan penyerang asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, yang langsung mengubah jalannya laga. Dia memberi assist kepada Vitinha sebelum mencetak dua gol indah yang mematahkan perlawanan Chelsea.
Kekalahan dengan selisih tiga gol membuat peluang Chelsea amat tipis. Dalam sejarah kompetisi Eropa, ini baru kedua kaliklub London tersebut kalah di leg pertama dengan margin tiga gol atau lebih saat bermain tandang. Yang pertama terjadi saat menghadapi Real Zaragoza dalam semifinal Piala Winners 1994-1995, ketika kemenangan 3–1 di leg kedua tetap tidak cukup menyelamatkan mereka.
Situasi Chelsea semakin rumit setelah akhir pekan lalu mereka kembali tumbang 0–1 dari Newcastle United di Liga Inggris. Pertandingan itu juga diwarnai insiden unik ketika wasit Paul Tierney secara tak sengaja terjebak di tengah huddle pemain Chelsea sebelum kick-off.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rosenior bahkan sempat melontarkan kritik tajam setelah timnya merasa dirugikan karena tidak mendapat penalti di babak kedua. “Kami hanya meminta konsistensi. Saya mengatakan kepada wasit untuk fokus pada tugasnya, sama seperti para pemain saya harus fokus di lapangan,” ujar Rosenior.
Meski demikian, dia mengakui timnya masih memiliki peluang meski sangat berat. “Kami tertinggal tiga gol, tetapi di sepak bola segalanya mungkin terjadi. Stamford Bridge harus menjadi tempat di mana kami bermain tanpa rasa takut,” ucapnya.
Di kubu tamu, PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan besar di leg pertama. Tim asal Paris itu bahkan mendapat keuntungan tambahan karena tidak memiliki pertandingan Ligue 1 akhir pekan lalu sehingga bisa fokus penuh ke laga di London.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami bermain sangat baik di Paris, tetapi pekerjaan belum selesai,” kata Enrique. “Chelsea adalah tim besar dengan sejarah panjang di kompetisi ini. Jika kami lengah sedikit saja, mereka bisa menghukum kami.”
PSG kini hanya membutuhkan hasil minimal untuk melaju ke perempat final. Mereka kemungkinan akan menghadapi pemenang laga antara Galatasaray dan Liverpool.
Statistik juga memihak tim tamu. Dari empat kunjungan sebelumnya ke kandang Chelsea, PSG hanya sekali kalah. Terakhir kali mereka datang ke Stamford Bridge hampir satu dekade lalu dan pulang dengan kemenangan 2–1 lewat gol Adrien Rabiot dan Zlatan Ibrahimovic.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!