Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menatap Biodiversitas dan Keheningan Rimba di Puncak Kembar

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 07:15 WIB | Oleh:

Gunung Maras juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi lingkungan dan penelitian biodiversitas. Kawasan ini menjadi tempat belajar mengenai pentingnya hutan tropis sebagai habitat satwa dan sumber air alami. Beberapa komunitas pecinta alam dan mahasiswa rutin melakukan kegiatan konservasi serta eksplorasi ekosistem di kawasan ini.

7. Menikmati Ketenangan dan “Digital Detox”

Salah satu daya tarik utama Gunung Maras adalah suasananya yang tenang dan jauh dari keramaian. Sinyal telepon yang terbatas membuat banyak wisatawan memanfaatkan perjalanan ini untuk beristirahat dari rutinitas digital. Bagi sebagian orang, menjelajahi Gunung Maras bukan hanya tentang petualangan, tetapi juga cara untuk menikmati keheningan alam dan melepas penat dari kehidupan perkotaan.

Tiket Masuk dan Biaya Lainnya

Untuk diketahui biaya mendaki dan berkemah di kawasan Taman Nasional Gunung Maras (Bangka) berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 50.000 per orang. Rincian estimasi biaya tersebut mencakup Tiket Masuk: Rp 15.000 - Rp 25.000 per orang. Biaya Parkir: Sekitar Rp 5.000 - Rp 30.000 (tergantung lokasi pos dan jenis kendaraan). Biaya Camping/SIMAKSI: Sekitar Rp 25.000 per malam. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Rona
12 Film Horor dengan Pengga...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Hari Minggu I...

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

43 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Inter Milan Pesta Gol! Monz...

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

44 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
‘It Ends’: Backrooms Pe...
Olahraga
Hasil Mengejutkan! Tottenha...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.