Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pejabat PBB: Krisis Gempa Myanmar Diabaikan Masyarakat Internasional

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 19:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pejabat PBB: Krisis Gempa Myanmar Diabaikan Masyarakat Internasional Doc: NHK

TOKYO - Masyarakat di Myanmar masih menghadapi kesulitan besar tiga bulan setelah gempa bermagnitudo 7,7 melanda wilayah tengah negara itu.

Junta Myanmar mengatakan bencana tersebut telah merenggut lebih dari 3.700 nyawa dan melukai lebih dari 5.000 orang.

NHK berbicara dengan Titon Mitra, yang mengepalai Program Pembangunan PBB di Myanmar.

Ia mendesak masyarakat internasional untuk terus memberikan dukungan guna membantu para penyintas membangun kembali kehidupan mereka.

Pejabat PBB itu memaparkan situasi terkini daerah-daerah yang dilanda gempa, termasuk wilayah Sagaing yang dekat dengan pusat gempa dan kota terbesar kedua di negara itu, Mandalay.

Mitra mengatakan, "Sejumlah 200.000 orang masih mengungsi karena gempa, dan sedikitnya 50.000 dari mereka tinggal di tempat penampungan sementara. Meskipun banyak organisasi internasional telah menyediakan tenda, tetapi belum mencakup semua orang."

Membangun kembali kehidupan merupakan salah satu tantangan terbesar. Mitra khawatir bahwa perhatian masyarakat internasional terhadap Myanmar makin memudar.

Ia menuturkan, "Saya menyebutnya bukan sebagai krisis yang terlupakan, karena audiens Anda sangat menyadarinya, politisi Anda sangat menyadarinya. Namun, saya menyebutnya krisis yang terabaikan, yang sayangnya, perhatian terhadapnya telah lepas." NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.