Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Djokovic Menolak Tenggelam di Era Kejayaan Sinner

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 06:48 WIB | Oleh:
Djokovic Menolak Tenggelam di Era Kejayaan Sinner Doc: Filippo MONTEFORTE / AFP
Ket. Petenis Serbia Novak Djokovic melakukan pengembalian backhand ke petenis Kroasia Dino Prizmic selama pertandingan tunggal putra turnamen tenis WTA Rome Open di Foro Italico, Roma, pada 8 Mei 2026.

PARIS - Roland Garros atau Grand Slam Prancis Open 2026 seperti sedang bergerak menuju satu skenario yang sulit dibendung. Absennya juara bertahan dua kali Carlos Alcaraz akibat cedera mengubah peta persaingan secara drastis dan menempatkan Jannik Sinner sebagai favorit mutlak untuk merebut mahkota Paris.

Di saat para rival masih mencari bentuk terbaik, petenis Italia itu justru datang dengan aura dominasi yang mengingatkan dunia pada masa kejayaan Rafael Nadal di tanah liat Roland Garros.

Sinner tidak sekadar tampil impresif. Dia sedang membangun supremasi. Gelar Italian Open yang diraihnya pekan lalu mempertegas statusnya sebagai pemain paling konsisten di ATP Tour musim ini. Kemenangan dua set langsung atas Casper Ruud di final membuat petenis berusia 24 tahun itu menjadi pemain kedua setelah Novak Djokovic yang berhasil menyapu bersih sembilan turnamen Masters 1000.

Statistiknya menciptakan jarak dengan para pesaing. Enam gelar Masters beruntun dan 34 kemenangan berturut-turut menjadi bukti bahwa Sinner sedang berada pada level permainan paling matang sepanjang kariernya. Dia bukan lagi sekadar penantang generasi baru, melainkan pusat gravitasi baru tenis dunia.

Roland Garros musim lalu sebenarnya hampir menjadi miliknya. Sinner melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun sebelum dipaksa menyerah oleh Alcaraz dalam salah satu final paling dramatis dalam sejarah turnamen. Saat itu, dia bahkan sempat memiliki tiga championship point sebelum lawannya bangkit secara luar biasa dari ketertinggalan dua set.

Ancaman terbesar bagi dominasi Sinner tetap datang dari Djokovic. Namun, untuk pertama kalinya dalam karier panjangnya, legenda tenis asal Serbia itu memasuki Roland Garros dengan pertarungan terbesar bukan menghadapi lawan di seberang net, melainkan melawan tubuhnya sendiri.

Djokovic yang pekan ini berusia 39 tahun datang ke Paris dengan persiapan minim. Cedera bahu memaksanya absen dari sejumlah turnamen penting, termasuk Miami, Monte Carlo, dan Madrid. Di Italian Open, dia bahkan langsung tersingkir pada laga pembuka oleh petenis muda Kroasia Dino Prizmic.

“Ini bukan persiapan ideal. Sekarang selalu ada masalah fisik dan itu menjadi realitas baru,” ujar Djokovic. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Tarian tradisional di Jakar...

Tari Iyo Iyo Kerinci

1 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Tari Iyo Iyo Kerinci

Percepatan tanam padi di Sumut

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Percepatan tanam padi di Sumut
Ekonomi
PBM Sarana Bandar Nasional ...
Daftar Lengkap Pemenang Miss Jakarta Fair 2026 di Panggung Utama JIEXPO

Daftar Lengkap Pemenang Miss Jakarta Fair 2026 di Panggung Utama JIEXPO

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.