Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Mendakwa Mantan Pemimpin Kuba Raul Castro dengan Tuduhan Konspirasi Pembunuhan Warga AS

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 11:28 WIB | Oleh:

Dakwaan tersebut harus diperdebatkan di pengadilan AS, beberapa di antaranya berpotensi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Setiap dakwaan pembunuhan membawa hukuman maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Dakwaan baru dari departemen kehakiman menargetkan tokoh kunci kepemimpinan komunis Kuba ketika negara itu menghadapi tekanan kuat dari AS untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi yang signifikan terhadap pemerintahan satu partai di sana.

"Saya pikir strateginya adalah meningkatkan tekanan secara bertahap hingga pemerintah Kuba menyerah dan tunduk di meja perundingan," kata William LeoGrand, seorang ahli politik Amerika Latin di American University.

AS telah memberlakukan sanksi terhadap negara tersebut dan melakukan blokade minyak ke Kuba yang mengakibatkan pemadaman listrik dan kekurangan pangan.

Sebelumnya pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengeluarkan pesan kepada rakyat Kuba bertepatan dengan hari kemerdekaan negara tersebut.

"Presiden Trump menawarkan jalan baru antara AS dan Kuba yang baru," kata Rubio.

Rubio mengatakan kepada warga pulau itu bahwa konglomerat yang dikelola militer Kuba yang dikenal sebagai GAESA adalah pihak yang bertanggung jawab utama atas pemadaman listrik dan kekurangan pangan yang terus dialami negara tersebut.

GAESA memiliki atau mengoperasikan sebagian besar sektor ekonomi Kuba yang menguntungkan, mulai dari pelabuhan hingga pompa bensin dan hotel bintang lima.

Menanggapi pesan Rubio, Díaz-Canel menuduh AS berbohong dan menjatuhkan hukuman kolektif kepada rakyat Kuba.

Díaz-Canel juga mengatakan bahwa dakwaan terhadap Castro digunakan untuk "membenarkan kebodohan agresi militer terhadap Kuba" dan menuduh AS memutarbalikkan fakta seputar jatuhnya pesawat tersebut.

Ia mengklaim bahwa Kuba bertindak dalam "pembelaan diri yang sah di dalam perairan yurisdiksinya".

Ketika ditanya oleh wartawan tentang prospek membawa Castro ke AS untuk menghadapi dakwaan, Blanche menjawab ada surat perintah penangkapan terhadapnya.

Dia tidak mengkonfirmasi apakah AS akan mencoba menangkap Castro, tetapi mengatakan, "kami memperkirakan dia akan muncul di sini, atas kemauannya sendiri atau dengan cara lain".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.