Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Sulawesi Tenggara 19-22 Juni

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Sulawesi Tenggara 19-22 Juni Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: gelombang di Sulawesi Tenggara.

KENDARI –Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi kategori sedang yang berpeluang melanda sejumlah wilayah perairan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai 19 hingga 22 Juni 2026.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Rian Saraswati, saat dihubungi di Kendari, Jumat (19/6), mengatakan berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di wilayah perairan Sultra umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 knot.

"Meskipun secara umum kecepatan angin berada di batas normal, namun embusan angin tertinggi diprakirakan dapat mencapai hingga 25 knot atau setara dengan 6 Skala Beaufort di wilayah Perairan Wakatobi dan Laut Banda timur Wakatobi. Hal ini memicu peningkatan tinggi gelombang," kata Rian Saraswati.

Dia menyebutkan gelombang dengan kategori sedang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan dengan sebaran wilayah sebagai berikut:

. Periode 19 Juni (pukul 08.00 WITA) – 20 Juni (pukul 08.00 WITA), potensi gelombang sedang diprakirakan terjadi di wilayah Laut Banda timur Wakatobi.

. Periode 20 Juni (pukul 08.00 WITA) – 21 Juni (pukul 08.00 WITA), wilayah terdampak diprakirakan meluas ke Perairan Buton, Laut Flores bagian selatan Buton, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda timur Sultra.

. Periode 21 Juni (pukul 08.00 WITA) – 22 Juni (pukul 08.00 WITA), potensi gelombang sedang diproyeksikan mencakup wilayah yang lebih luas, meliputi Perairan Wawonii, Selat Cempedak, Perairan Buton, Laut Flores bagian selatan Buton, Perairan Baubau, Teluk Bone bagian barat Kabaena, Perairan Wakatobi, serta Laut Banda timur Sultra.

Terkait dengan peringatan dini tersebut, pihaknya mengimbau para pengguna jasa transportasi laut, nelayan tradisional, dan masyarakat pesisir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan pelayaran.

"Kami juga menyarankan masyarakat yang ingin mengakses informasi lebih lengkap mengenai prakiraan cuaca pelabuhan dan wilayah perairan secara berkala dapat mengunjungi tautan resmi link.bmkg.go.id/stamarkendari atau melalui laman nasional maritim.bmkg.go.id," kata Rian Saraswati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...

Bulog Timika: Stok Beras Aman hingga Lima Bulan ke Depan

46 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Bulog Timika: Stok Beras Am...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.