Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Pelatihan Chip Nasional Dibuka untuk Engineer dan Mahasiswa, Targetkan 15.000 Desainer

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 18:13 WIB | Oleh:
Program Pelatihan Chip Nasional Dibuka untuk Engineer dan Mahasiswa, Targetkan 15.000 Desainer Doc: Danantara
Ket. Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit P. Santosa. Danantara Indonesia dan Arm meluncurkan program pelatihan desain chip untuk mencetak 15.000 talenta semikonduktor nasional dan memperkuat industri teknologi Indonesia.

JAKARTA— Danantara Indonesia bersama Arm resmi meluncurkan gelombang pertama program pelatihan desain chip sebagai langkah strategis memperkuat industri semikonduktor nasional. Program yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia itu digelar pada 20–22 Mei 2026 di Menara Mandiri, Jakarta.

Pelatihan intensif tersebut menjadi awal dari inisiatif jangka panjang untuk mencetak hingga 15.000 talenta Indonesia di bidang desain chip melalui ekosistem teknologi Arm. Program ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama antara Danantara Indonesia dan Arm di London pada 23 Februari 2026 yang disaksikan Presiden Prabowo Subianto dan CEO Arm Rene Haas.

Pada tahap awal, program menargetkan pelatihan hingga 1.000 peserta yang terdiri atas engineer berpengalaman, lulusan baru, dan mahasiswa. Peserta akan mendapatkan pembelajaran dasar desain chip menggunakan kurikulum Arm berstandar global yang disampaikan oleh pelatih bersertifikasi.

Materi pelatihan meliputi desain chip berbasis teknologi komputasi Arm, akses ke platform pelatihan daring Arm, pemahaman sistem komputasi modern, hingga wawasan karier di industri semikonduktor. Setelah sesi tatap muka selama tiga hari, peserta akan melanjutkan pembelajaran daring mandiri selama tiga bulan.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit P. Santosa, mengatakan penguatan industri teknologi dan semikonduktor menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

“Kunci menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia terletak pada kemajuan industri dan teknologi. Sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto, semikonduktor adalah fondasi industri masa depan kita dan landasan bagi kemakmuran Indonesia ke depan,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Rabu (20/5).

Industri semikonduktor sendiri dinilai menjadi fondasi utama berbagai teknologi masa depan, mulai dari kecerdasan buatan (AI), perangkat seluler, kendaraan listrik, hingga pusat data. Melalui kolaborasi ini, Indonesia diharapkan mampu naik kelas dalam rantai nilai global dari ekonomi berbasis sumber daya menjadi ekonomi berbasis inovasi.

Teknologi Arm yang menjadi basis komputasi AI global disebut mampu menghadirkan komputasi berkinerja tinggi dengan efisiensi energi. Platform tersebut mencakup kekayaan intelektual inti, subsistem komputasi canggih, hingga silikon yang dirancang khusus sehingga memungkinkan pengembangan semikonduktor dan AI secara lokal.

Airlangga Hartarto menegaskan pembangunan industri semikonduktor membutuhkan komitmen jangka panjang dalam pengembangan talenta teknik, penguatan riset dan pengembangan (R&D), serta integrasi dengan rantai pasok global.

“Kolaborasi antara Danantara dan Arm merupakan langkah strategis bagi Indonesia,” kata Airlangga.

Sementara itu, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menyebut program tersebut penting untuk memperkuat pipeline talenta semikonduktor nasional dari lingkungan perguruan tinggi.

Selain pelatihan talenta, Danantara Indonesia juga akan memanfaatkan platform komputasi Arm melalui program Arm Total Access guna mendukung pengembangan teknologi semikonduktor nasional. Gelombang pelatihan berikutnya direncanakan berlangsung bertahap di berbagai wilayah Indonesia.

Kolaborasi ini dinilai strategis untuk mempercepat transfer pengetahuan antara mitra global dan talenta lokal, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat kedaulatan teknologi nasional. Indonesia juga diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam industri semikonduktor global yang nilainya telah melampaui 600 miliar dollar AS, tidak hanya sebagai konsumen teknologi tetapi juga produsen bernilai tambah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.