Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Energi Primer Indonesia Kembangkan Bioenergi Sorgum di Gorontalo

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 13:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Energi Primer Indonesia Kembangkan Bioenergi Sorgum di Gorontalo Doc: ANTARA
Ket. Tanaman sorgum sebagai sumber energi biomassa.

JAKARTA – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menjajaki kerja sama pengembangan bioenergi berbasis tanaman sorgum dengan PT Sorbu Agro Energi sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi dan target net zero emission (NZE).

Direktur Biomassa PLN Energi Primer Indonesia, Hokkop Situngkir, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/5), mengatakan biomassa memiliki keunggulan dalam menurunkan emisi karbon secara langsung melalui substitusi batu bara pada pembangkit listrik.

"Berbeda dengan energi terbarukan lain yang bersifat menggantikan, biomassa mampu mereduksi emisi secara langsung. Substitusi sebagian penggunaan batu bara dengan biomassa menjadi langkah nyata dalam menurunkan emisi," ujarnya.

Ia menambahkan pengembangan bioenergi berbasis sorgum tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga sejalan dengan agenda Astacita pemerintah yakni ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional.

Saat ini, sejumlah negara seperti Jepang dan Korea Selatan terus meningkatkan pemanfaatan biomassa serta mencari sumber pasokan baru.

PLN EPI telah mengembangkan hampir 14 jenis biomassa untuk kebutuhan cofiring PLTU.

Hingga saat ini, perusahaan telah mengamankan kontrak pasokan biomassa sekitar 1 juta ton melalui hampir 100 kerja sama dengan berbagai mitra.

Dalam kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Senin (18/5/2026) ini, PLN EPI berperan sebagai offtaker biomassa sekaligus pengembang ekosistem energi primer, sementara kegiatan budi daya dilakukan oleh mitra.

PLN EPI memastikan kepastian serapan serta skema bisnis yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha.

"Kami berfokus pada penyediaan dan penyerapan biomassa untuk pembangkit. Untuk sektor budi daya, kami bekerja sama dengan mitra agar tercipta ekosistem yang berkelanjutan," tambah Hokkop.

Sementara itu, Direktur Sorbu Agro Energi Verdi Budiman menyampaikan pihaknya saat ini mengelola konsesi lahan sekitar 10.000 hektare di Gorontalo, dengan potensi pengembangan hingga 40.000 hektare melalui program perhutanan sosial.

Pengembangan awal akan dilakukan di Desa Totopo, Gorontalo, dengan luas 218 hektare yang berlokasi sekitar 56 kilometer dari PLTU Anggrek Gorontalo Utara.

Proyek ini akan dikembangkan dengan pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah/BUMN, masyarakat/komunitas, swasta, akademisi, dan media.

"Kami diharapkan menjadi lokomotif program perhutanan sosial berbasis ekosistem terintegrasi yang mencakup energi biomassa, peternakan, biogas, dan produk turunan lainnya. Kolaborasi ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk PLN EPI dan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Pemeriksaan hewan dan pemba...

Pameran imersif Purwacarita Borobudur

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran imersif Purwacarita...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.