Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Pertamax Mengikuti Harga Minyak Dunia, Ini Penjelasan Wamen ESDM

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 13:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Pertamax Mengikuti Harga Minyak Dunia, Ini Penjelasan Wamen ESDM Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot memberi keterangan ketika ditemui setelah The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (2/9).

Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyampaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax, mengikuti perkembangan harga minyak mentah di pasar global.

"Kalau untuk Pertamax itu kan prinsipnya sesuai dengan harga pasar," ujar Yuliot saat ditemui setelah menghadiri The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 di Jakarta, Rabu (2/9).

Yuliot menjelaskan PT Pertamina memiliki formula tersendiri dalam menetapkan harga BBM nonsubsidi. Salah satu komponen yang diperhitungkan adalah biaya pokok penyediaan (BPP) ditambah margin.

"Harga itu Pertamax kan kami lihat dari harga rata-rata minyak dunia. Dari harga rata-rata itu kira-kira berapa BPP dari Pertamina, kemudian ada margin," katanya.

Pada September 2026, Pertamina melakukan penyesuaian harga terhadap sejumlah produk BBM nonsubsidi. Namun, harga Pertamax masih dipertahankan pada level Rp15.950 per liter sejak 1 Agustus 2026.

Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), harga Dexlite (CN 51) naik menjadi Rp23.700 per liter mulai 1 September 2026 dari sebelumnya Rp19.700 per liter.

Harga Pertamina Dex (CN 53) juga meningkat dari Rp21.150 per liter menjadi Rp25.200 per liter mulai 1 September 2026.

Sementara itu, harga Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 per liter pada Agustus menjadi Rp19.600 per liter mulai 1 September 2026. Harga Pertamax Green 95 juga naik dari Rp16.600 per liter menjadi Rp19.150 per liter, yang berlaku mulai 2 September 2026.

Adapun harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar Rp6.800 per liter.

Kenaikan sejumlah BBM nonsubsidi tersebut terjadi di tengah pergerakan harga minyak mentah dunia.

Mengutip Sputnik, harga minyak mentah Brent global naik hingga menembus 96 dolar AS per barel di tengah gelombang baru serangan Amerika Serikat dan Iran berdasarkan data perdagangan.

Pada pukul 00.58 GMT, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember naik 1,48 persen dibandingkan penutupan sebelumnya menjadi 96,65 dolar AS per barel. Sementara itu, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik 1,98 persen menjadi 92,20 dolar AS per barel.

Level tersebut menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan akhir Agustus 2026. Saat itu, harga Brent sempat turun ke kisaran 86,2 dolar AS per barel setelah terkoreksi 2,4 persen pada sesi sebelumnya. Harga WTI juga sempat turun 5,5 persen menjadi 80,40 dolar AS per barel.

Terpisah, PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga Pertamax Green 95 dari Rp16.600 per liter menjadi Rp19.150 per liter mulai 2 September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Warga memanfaatkan air send...
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.