Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ludes Terbakar, Dukcapil Lombok Tengah Terbitkan Adminduk Warga Kampung Adat Sade

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 13:45 WIB | Oleh:
Ludes Terbakar, Dukcapil Lombok Tengah Terbitkan Adminduk Warga Kampung Adat Sade Doc: antara foto
Ket. Kampung Adat Sade di Lombok Tengah ludes terbakar.

LOMBOK TENGAH - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah membuka layanan penerbitan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi warga yang terdampak kebakaran di kampung Adat Sade Desa Rambitan Kecamatan Pujut.

"Tim kami telah turun membuka pelayanan untuk menerbitkan kembali dokumen adminduk yang terbakar, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) dan akte kelahiran bagi warga yang terdampak bencana tersebut," kata Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Tengah Alpian Muntahar di Lombok Tengah, Rabu (2/9).

Ia mengatakan pelayanan adminduk secara langsung tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat yang terdampak, sehingga pihaknya menurunkan petugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Data sementara kami telah memulihkan dokumen adminduk di antaranya 49 kartu keluarga (KK) 87 kartu tanda penduduk (KTP) dan 27 akte kelahiran," katanya .

“Jadi hanya fokus membuka pelayanan bagi mereka yang kehilangan atau terbakar adminduknya," katanya.

Untuk penerbitan adminduk itu, pihak dinas memastikan tidak ada syarat, sepanjang warga datang ke tempat pelayanan dan melaporkn dokumennya terbakar, maka pihak dinas akan langsung melacak di dalam Sistem Informasi Adminduk (SIAK) yang sudah tersedia dalam system pelayanan.

“Warga tinggal datang dan tinggal menyebut nama, jika ditemukan dan memastikan yang bersangkutan adalah benar berdasarkan foto yang ada di sistem ,maka kami mencetak seluruh dokumen adminduk mereka yang terbakar, termasuk akta untuk anak-anaknya,” kata Alpian.

Jika penelusuran dengan nama tidak ditemukan, maka pihak dinas akan melacak dengan mengecek biometrik. Dan lebih mudah lagi ketika masyarakat bisa menunjukkan foto dari dokumen yang dimiliki yang tersimpan dalam handphone maka tinggal di cetak saja.

“Untuk kepastian berapa jumlah masyarakat yang kehilangan adminduk saat kejadian bencana kebakaran itu, kami belum bisa memastikan. Karena kami melayani yang datang ke tempat pelayanan yang kami sediakan di rumah kepala dusun Sade," katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026 kampung Adat Sade ludes terbakar, sehingga semua barang berharga milik warga tidak ada yang bisa diselamatkan.

Namun, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun sejumlah bangunan rumah adat yang terbuat dari bambu, kayu dan ilalang itu habis terbakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Putin Sebut Barat Sengaja Bikin 'Tirai Besi'

35 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Putin Sebut Barat Sengaja B...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.