Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Besti', Jurus Jitu ala Bangka Belitung untuk Perangi Stunting

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 15:07 WIB | Oleh:
'Besti', Jurus Jitu ala Bangka Belitung untuk Perangi Stunting Doc: ANTARA/Irwansyah Putra

PANGKALPINANG - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan Buku Resep Tumbuh Tinggi Bunda Noni (Besti), guna mencegah dan menekan angka kasus anak stunting di daerah itu.

"Pencegahan stunting bisa dimulai dari dapur keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya mahal," kata Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Rabu (2/9).

Ia mengatakan peluncuran buku inovatif bertajuk "Besti" ini dengan berbagai macam resep jitu untuk membuat atau menciptakan makanan sehat dan bergizi dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam, dapat mengentaskan angka stunting di daerah ini.

"Makanan sehat tidak harus mahal atau impor. Di sekitar kita sangat banyak sumber daya alam yang bisa diolah. Daripada anak-anak kita jajan burger atau seblak, lebih baik kita ciptakan makanan menarik yang disukai anak, tapi di dalamnya penuh gizi," ujarnya.

Menurut dia melalui buku resep "Besti" ini dapat mengubah stigma bahwa tinggi badan anak tidak hanya ditentukan oleh keturunan, tetapi makanan berimbang, sehat dan bergizi.

"Kalau ibu-ibu rajin masak daging, ikan kembung dan telur, pertumbuhan anak pasti optimal. Jangan pesimis kalau orang tua pendek, anaknya tidak bisa tinggi. Itu bisa diupayakan dari makanan," katanya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Provinsi Bangka Belitung, Darlan menjadikan kader PKK sebagai pelopor edukasi pangan lokal dan tidak bosan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah (home visit).

Ia berharap Kader PKK memastikan pemberian makanan tambahan (PMT) benar-benar dikonsumsi oleh ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita stunting.

"Kita ingin kader PKK menghidupkan lagi gerakan 'Hatinya PKK' dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun gizi," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Aksi Jual Pasar Teknologi M...

Wabah Ebola di Kongo Telah Tewaskan 4.381 Jiwa

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola di Kongo Telah ...

BMKG Prediksi El Nino akan Bertahan hingga Awal 2027

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi El Nino akan ...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.