Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Agar Aset Daerah Bermanfaat Optimal, Pemkab Lumajang Ajak Investor Kelola Pemandian Selokambang

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 13:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Agar Aset Daerah Bermanfaat Optimal, Pemkab Lumajang Ajak Investor Kelola Pemandian Selokambang Doc: ANTARA
Ket. Salah satu objek wisata Pemandian Selokambang di Lumajang.

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang kembali membuka peluang investor untuk mengelola Pemandian Alam Selokambang melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah (BMD) agar aset daerah lebih bermanfaat dengan optimal.

Pemilihan ulang mitra diumumkan Panitia Pemilihan Mitra KSP melalui Nomor 500.13/366/427.48/2026 tertanggal 27 Agustus 2026. Objek kerja sama berada di Jalan Selokambang, Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

"Langkah itu diarahkan agar aset daerah tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal, sekaligus berkembang sebagai destinasi wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi dalam keterangannya, Rabu (02/9).

Menurut dia, pengembangan Selokambang diarahkan agar potensi kawasan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sebagai destinasi wisata, edukasi, dan kegiatan usaha penunjang.

"Harapannya, objek wisata Selokambang bisa dikelola semakin baik, sehingga masyarakat mendapatkan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan potensi ekonomi di sekitarnya juga ikut berkembang,” tuturnya.

Dia mengatakan, pengelolaan yang baik diharapkan tidak hanya menjaga keberlanjutan aset, tetapi juga memberikan dampak positif bagi aktivitas pariwisata dan masyarakat di sekitar kawasan.

Aset yang menjadi objek KSP meliputi tanah seluas 49.121 meter persegi dan bangunan seluas 2.007 meter persegi, beserta peralatan dan mesin yang terdapat di dalam kawasan. Sejumlah aset dikecualikan dari kerja sama, antara lain broncaptering, rumah pompa/panel, reservoir, jaringan pipa PDAM, serta Petirtan Sharirhat Manahsudhi Semeru.

"Melalui kerja sama tersebut, mitra nantinya mengelola kawasan untuk kegiatan wisata, edukasi, dan usaha penunjang. Jangka waktu KSP ditetapkan selama 10 tahun sejak kontrak kerja sama ditandatangani dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Bagi masyarakat, lanjut dia, pengelolaan yang lebih optimal diharapkan dapat menghadirkan destinasi wisata yang lebih terawat dan berkembang.

Meningkatnya aktivitas pengunjung juga berpotensi membuka ruang ekonomi bagi pelaku UMKM, kuliner, jasa wisata, perdagangan, transportasi, serta usaha lain di sekitar kawasan.

Dari sisi penerimaan daerah, calon mitra diwajibkan memberikan kontribusi tetap paling sedikit Rp1,2 miliar per tahun kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang dan nilai tersebut meningkat sebesar 3,02 persen setiap tahun, serta pemerintah daerah memperoleh pembagian keuntungan paling sedikit 20,6 persen.

Skema tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan daya guna dan hasil guna Barang Milik Daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan demikian, pemanfaatan Pemandian Selokambang diharapkan tidak hanya menjaga aset tetap produktif, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pembiayaan pembangunan daerah.

Bagi masyarakat, keterbukaan informasi mengenai proses tersebut penting untuk mengetahui bagaimana aset milik daerah akan dimanfaatkan. Mulai dari objek yang dikerjasamakan, persyaratan mitra, nilai kontribusi, hingga tahapan pemilihan tersedia sebagai bagian dari proses yang dapat diketahui publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Olahraga
Janice Masih Sulit Kejar Ea...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.