Pertarungan Strategi Pelatih Top Bakal Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLuis Suarez bahkan sempat mengkritik metode Bielsa setelah pensiun dari tim nasional. Mantan striker Liverpool itu mengungkapkan bahwa Darwin Nunez pernah menangis saat jeda pertandingan kemenangan 2-0 atas Argentina akibat kerasnya kritik Bielsa.
Performa Uruguay pun mengalami penurunan. Bielsa sendiri mengaku “malu” setelah timnya dihancurkan Amerika Serikat 1-5 dalam laga persahabatan pada November lalu.
Meski pernah gagal bersama Argentina di Piala Dunia 2002, Bielsa sukses membawa Chile menembus babak 16 besar pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Julian Nagelsmann (Jerman)
Sebaiknya Anda baca juga:
Julian Nagelsmann nyaris membawa Jerman meraih kejayaan di kandang sendiri pada Euro dua tahun lalu sebelum disingkirkan juara akhirnya, Spanyol, di perempat final.
Turnamen 2026 diperkirakan menjadi kesempatan terakhir Nagelsmann sebelum kembali ke level klub.
Meski baru berusia 38 tahun, mantan pelatih Bayern Muenchen itu berhasil mengembalikan harga diri Die Mannschaft setelah periode suram antara 2018 hingga 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam rentang tersebut, Jerman gagal meraih satu pun kemenangan fase gugur di turnamen besar, termasuk dua kali tersingkir di fase grup Piala Dunia secara beruntun.
Nagelsmann dikenal sebagai pelatih dengan kecerdasan taktik tinggi. Kemampuan itu akan sangat dibutuhkan bila Jerman ingin menyamai rekor Brasil sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia.
Namun, tugasnya tidak mudah. Tiga pemain kunci Jerman, Florian Wirtz, Jamal Musiala, dan Kai Havertz, baru saja menjalani musim klub yang sulit akibat masalah performa maupun kebugaran.
Dengan kombinasi pelatih-pelatih elite dan tekanan besar dari negara masing-masing, Piala Dunia 2026 dipastikan bukan hanya menjadi pertarungan antarpemain bintang, tetapi juga duel kecerdasan para arsitek terbaik sepak bola dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!