Pertarungan Strategi Pelatih Top Bakal Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBrasil saat ini dinilai tidak memiliki kualitas magis seperti generasi-generasi terdahulu. Karena itu, performa terbaik Vinicius akan menjadi faktor vital bila Selecao ingin kembali menguasai sepak bola dunia.
Selain keunggulan taktis, Ancelotti terkenal memiliki kemampuan menjaga ruang ganti tetap tenang dan harmonis. Karakter kalemnya diharapkan mampu meredam tekanan besar yang selama ini membebani Brasil di setiap Piala Dunia.
Mauricio Pochettino (Amerika Serikat)
Perjalanan Mauricio Pochettino bersama tim nasional Amerika Serikat sejauh ini belum berjalan mulus. Setelah hampir dua tahun memimpin tanpa banyak pertandingan kompetitif, Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi pelatih asal Argentina tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pochettino beberapa kali berselisih dengan media lokal, sementara hasil di lapangan juga belum memuaskan.
Amerika Serikat gagal menjuarai Gold Cup maupun CONCACAF Nations League di bawah kepemimpinannya. Mereka bahkan menelan kekalahan memalukan di kandang sendiri dari Panama, Meksiko, dan Kanada.
Sempat muncul optimisme setelah kemenangan persahabatan yang impresif atas Uruguay dan Jepang. Namun harapan itu kembali meredup usai kekalahan telak dari Portugal dan Belgia pada Maret lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, tekanan terhadap Pochettino dipastikan semakin besar menjelang turnamen.
Marcelo Bielsa (Uruguay)
Marcelo Bielsa merupakan salah satu sosok paling berpengaruh bagi pelatih modern. Nama-nama seperti Pep Guardiola hingga Mauricio Pochettino menjadikan pria Argentina itu sebagai referensi utama dalam memahami filosofi sepak bola menyerang.
Kini, Bielsa mungkin menghadapi kesempatan terakhirnya untuk bersinar di panggung dunia saat memimpin Uruguay menuju Piala Dunia ketiganya bersama tim nasional berbeda.
Kemenangan penting atas Brasil dan Argentina di babak kualifikasi sempat memunculkan optimisme besar di Uruguay. Namun, pola lama dalam karier Bielsa mulai kembali terlihat.
Skuad Uruguay disebut kesulitan memenuhi standar tinggi dan tuntutan ekstrem sang pelatih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!