Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringati HUT IBI, BKKBN Kepri Perkuat Program Kontrasepsi Modern.

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 11:16 WIB | Oleh:
Peringati HUT IBI, BKKBN Kepri Perkuat Program Kontrasepsi Modern. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, dr. Victor Palimbong (kiri) sedang meninjau pelaksanaan KB di Batam, Kepri

 Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan angka prevalensi kontrasepsi modern dan angka kesuburan total dalam rangka peringatan HUT Ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dr. Victor Palimbong menekankan pentingnya peningkatan capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) di Kepulauan Riau.

"Saat ini capaian mCPR Kepri berada pada angka 76,1, sementara Kota Batam masih di angka 72,0. Kesenjangan tersebut perlu terus ditingkatkan melalui dukungan dan peran aktif para bidan di Kepri,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Rabu.

Selain itu, kata dia, capaian Total Fertility Rate (TFR) nasional saat ini berada pada angka 2,11 dari target 2,10, sedangkan Kepulauan Riau berada di angka 2,13.

Melalui momentum HUT Ke-75 IBI, capaian TFR di Kepulauan Riau dapat terus meningkat dan menyamai capaian nasional.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan 4.587 akseptor keluarga berencana (KB) di provinsi ini.

“Kami siap untuk menyukseskan target pelayanan KB di Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 4.587 akseptor, yang terdiri dari peserta KB Baru (PB) dan KB Pasca-Persalinan (KBPP),” katanya.

Pihaknya mendukung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang dilaksanakan di seluruh Balai Penyuluhan KB dan fasilitas kesehatan lainnya.

“Kami lakukan secara maraton, selama 23 hari dimulai dari 29 April sampai 22 Mei menjadi bagian dari upaya peningkatan akses pelayanan KB, sekaligus mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), serta Angka Kematian Bayi (AKB),” katanya.

Angka capaian pada saat ini 93.3 persen, dengan rincian target penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebanyak 2.437 akseptor atau 76.16 persen, non-MKJP sebanyak 2.150 akseptor atau 112.93 persen.

Selain itu, KB Pasca-Persalinan (KBPP) sebanyak 4.327 akseptor atau 71.76 persen serta Non-KBPP sebanyak 260 akseptor atau 453.46 persen.

"Mohon bantu kami mendukung capaian penggunaan kontrasepsi jangka panjang serta capaian rata-rata angka kelahiran di Kepri,” kata Victor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Tambahan bantuan pangan untuk masyarakat

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Tambahan bantuan pangan unt...
Ekonomi
Mobil pelayanan Adminduk Ba...

Kirab Wahyu Tirta Nirmala

3 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Kirab Wahyu Tirta Nirmala

Pameran Nusatic Nusapet 2026

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Nusatic Nusapet 2026
Ekonomi
Indeks Keyakinan Konsumen M...
Nasional
Layanan imunisasi HPV di Ma...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wali Kota Bandung Ancam Sanksi ASN yang Terlibat Judi Online Berkedok Bola

Wali Kota Bandung Ancam Sanksi ASN yang Terlibat Judi Online Berkedok Bola

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.