Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kudus Bangun Gedung Kudus Sehat 6 Lantai di RSUD dr Loekmono Hadi

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 02:24 WIB | Oleh:
Pemkab Kudus Bangun Gedung Kudus Sehat 6 Lantai di RSUD dr Loekmono Hadi Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Bupati Kudus Sam'ani intakoris meletakkan batu sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung Kudus Sehat pengembangan RSUD Loekmono Hadi Kudus di lahan bekas Plasa Matahari Kudus, Selasa (19/5). Turut hadir Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Edy Winarko dan jajaran Forkopimda.

KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, Selasa (19/5) resmi memulai proyek ambisius peningkatan derajat kesehatan masyarakat lewat pembangunan Gedung Kudus Sehat berlantai enam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ​​​​​dr Loekmono dengan konsep konsep modern yang dilengkapi fasilitas hotel, restoran, hingga pusat layanan kesehatan terpadu.

Pembangunan gedung di lahan bekas Plasa Matahari Kudus tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Selasa, yang turut dihadiri Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Jateng) Edy Winarko, jajaran Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

"Dibangunnya Gedung Kudus Sehat enam lantai ini merupakan komitmen kami meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kudus," Kata Bupati Sam'ani Intakoris usai peletakan batu pertama di Kudus, Selasa.

Ia menjelaskan gedung baru tersebut tidak hanya menghadirkan layanan rawat inap, tetapi juga dipadukan dengan pusat perbelanjaan modern, hotel, restoran, klinik, hingga ruang bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Menurut dia, konsep kolaborasi rumah sakit dengan hotel dan pusat perbelanjaan tersebut diharapkan memberikan kenyamanan bagi pasien maupun keluarga pasien.

"Ketika masyarakat ingin berobat ke Semarang terkendala kemacetan di Jalur Sayung maupun sekitar rumah sakit, maka RSUD Loekmono Hadi bisa menjadi pilihan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan nyaman," ujarnya.

Bupati Sam'ani juga meminta seluruh proses pembangunan dikawal dengan baik agar sesuai kontrak, spesifikasi, mutu, dan tepat waktu.

"Ini menjadi monumen saya. Jangan sampai terlibat masalah hukum. Aparat penegak hukum dan masyarakat berhak ikut mengawasi," ujarnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia menambahkan pembangunan gedung tersebut sepenuhnya menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kudus.

Selain itu pihaknya juga meminta para tenaga medis dan dokter meningkatkan pelayanan kesehatan secara modern dan profesional agar masyarakat mendapatkan layanan terbaik.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Mustiko Wibowo mengungkapkan hadirnya gedung layanan baru tersebut diharapkan mampu menjadi pusat medical tourism bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya.

Nilai pagu proyek pembangunan gedung tersebut mencapai sekitar Rp110 miliar. Sedangkan dalam lelangnya dimenangkan PT Gala Tama dari Kota Semarang dengan nilai penawaran sebesar Rp91,45 miliar.

Nantinya, kata dia, gedung tersebut dilengkapi area parkir dan berbagai fasilitas pendukung. Lantai pertama digunakan untuk pasar modern, lantai kedua untuk poliklinik, Medical Check Up (MCU), dan farmasi, kemudian lantai ketiga untuk rehabilitasi medik, klinik estetika, serta radiologi.

Sementara lantai keempat akan difungsikan sebagai hotel dan restoran, sedangkan lantai kelima dan keenam untuk ruang rawat inap VIP dan VVIP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
PSIM Berharap Punggawanya S...
Megapolitan
Kawasan Unggulan Harus Teru...
Megapolitan
Akhirnya LRT Velodrome-Mang...

Pramono Minta Iwapi Perkuat Pembangunan Ekonomi Ibu Kota

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Minta Iwapi Perkuat...
Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.