Menaker Dorong agar Pekerja Adaptif dan Terus Berinovasi
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 20:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya pekerja untuk tetap adaptif dan menjaga semangat inovasi di tengah dinamika geopolitik, geoekonomi global. Serta perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Ia mengatakan produktivitas kerja harus terus ditingkatkan melalui inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan kerja.
"Produktivitas kita mungkin sudah baik, tetapi filosofi seorang pekerja yang inovatif adalah selalu ada ruang untuk melakukan perbaikan dan inovasi," kata Yassierli, Selasa (19/5).
Menurut Menaker, perkembangan teknologi seperti komputer, kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), hingga sensor digital perlu dipandang sebagai alat pendukung. Ini untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja.
Ia mengatakan budaya continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan penting diterapkan. Agar pekerja mampu menghadirkan cara kerja yang lebih efektif dan efisien.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selalu ada pertanyaan. Bulan depan apa cara yang lebih baik yang bisa dilakukan agar pekerjaan menjadi lebih produktif dan berkualitas," ujar dia.
Selain inovasi, Yassierli juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi agar pekerja tetap relevan di tengah perkembangan teknologi yang cepat. Menurut dia, semangat belajar harus terus dijaga melalui program upskilling dan reskilling bagi seluruh pekerja tanpa terkecuali.
"Jangan sampai ada satu pun karyawan yang tertinggal. Semua berhak mendapatkan upskilling dan reskilling," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menaker meyakini semangat inovasi di lingkungan industri, termasuk sektor elektronik. Seperti Panasonic, telah tumbuh dengan baik dan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh unsur perusahaan, termasuk serikat pekerja.
Ia pun menilai perpaduan disiplin kerja ala Jepang dan budaya kekeluargaan Indonesia dapat menjadi kekuatan dalam membangun inovasi secara berkelanjutan di dunia kerja. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
19 May 2026, 23:04 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!