Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas: Bantuan Beras Disalurkan Tiga Bulan Sekaligus usai Anggaran Disetujui

25 Rabu, 29 Jul 2026, 12:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas: Bantuan Beras Disalurkan Tiga Bulan Sekaligus usai Anggaran Disetujui Bapanas: Bantuan Beras Disalurkan Tiga Bulan Sekaligus usai Anggaran Disetujui Doc: ANTARA
Ket. Seorang penerima manfaat menunjukkan bantuan pangan beras dari pemerintah yang disalurkan melalui Perum Bulog berdasarkan penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bantuan pangan beras untuk 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) disalurkan sekaligus tiga bulan setelah anggaran Rp17,52 triliun disetujui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Persetujuannya dapat tiga bulan. Anggarannya Rp17,52 triliun. Awalnya mau satu bulan dahulu, tapi Kemenkeu memberikan ruang untuk langsung tiga bulan. Jadi bisa one shoot sekaligus tiga bulan," kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (29/7).

Program bantuan pangan beras tahap kedua bagi 33,24 juta KPM itu untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Usulan anggaran belanja tambahan (ABT) dari Bapanas sejumlah Rp17,52 triliun selanjutnya akan diproses menjadi Surat Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran (SP SABA).

Sebelumnya, dalam rapat pengendalian inflasi di Kementerian Dalam Negeri pada 27 Juli 2026, pemerintah menyampaikan bantuan pangan beras akan mulai disalurkan untuk alokasi satu bulan terlebih dahulu pada Agustus.

Namun, dengan perkembangan terbaru, Bapanas memastikan penyaluran bantuan pangan beras akan dilaksanakan sekaligus untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September.

"Sebagaimana rapat di Kemenko Perekonomian sebelumnya bantuan pangan akan mulai diserahkan di bulan Agustus. Tentu selanjutnya nanti ada penugasan dari Bapak Kepala Badan Pangan Nasional (Andi Amran Sulaiman) ke Perum Bulog," beber Ketut.

Bapanas mematangkan persiapan bersama Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan tersebut. Didukung kekuatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di seluruh gudang Bulog mencapai 5,25 juta ton.

"Sehingga, dengan langkah-langkah ini, mudah-mudahan bisa juga segera mengendalikan harga beras di bulan Agustus nantinya," tuturnya.

Lebih lanjut, Ketut mengatakan program prorakyat bantuan pangan merupakan salah satu direktif Presiden Prabowo Subianto direncanakan mulai salur secara one shoot atau secara sekaligus pada Agustus mendatang.

Total beras sebanyak 997,2 ribu ton akan digelontorkan kepada 33,24 juta KPM masing-masing 10 kilogram (kg) dengan alokasi 3 bulan.

Sebagai komparasi, alokasi program bantuan pangan beras di tahun 2026 akan lebih banyak dibandingkan tahun 2025. Program bantuan pangan pada tahun sebelumnya telah terlaksana untuk 4 bulan alokasi, Juni-Juli dan Oktober-November. Sementara untuk pelaksanaan program bantuan pangan di tahun 2026 ini setidaknya akan dijalankan sebanyak 5 bulan alokasi.

Bapanas optimis dengan bantuan pangan yang dimasifkan hampir 1 juta ton banyaknya dapat menekan harga beras di pasaran. Ketika harga beras di tingkat konsumen mulai stabil, maka tingkat inflasi juga akan dapat lebih terkendali.

"Bayangkan 33 juta KPM kali 3 bulan berarti hampir 1 juta ton beras. Ini langsung diterima di konsumen. Tentu kebutuhan orang membeli beras di pasar-pasar akan berkurang. Nah, pasti akan sedikit mengerem inflasi," imbuh Ketut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga pekan keempat Juli, Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras masih mengalami kenaikan.

Akan tetapi, jumlah kabupaten/kota dengan penurunan IPH beras juga tercatat bertambah pada minggu keempat Juli. Saat ini BPS mencatat ada 43 kabupaten/kota yang mengalami penurunan IPH beras. Sementara seminggu sebelumnya hanya 40 dan 41 kabupaten/kota saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.