RI Gandeng Arab Saudi, Sertifikasi Halal Disiapkan Jadi Senjata Dagang
📅 Senin, 18 Mei 2026, 18:55 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Penguatan kerja sama bilateral dalam jaminan produk halal menunjukkan semakin besarnya peran standar halal dalam perdagangan global.
Sertifikasi halal kini tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen peningkatan daya saing produk, perluasan akses pasar, dan perlindungan konsumen.
Melalui kerja sama antarnegara, proses pengakuan sertifikasi dapat menjadi lebih efisien sehingga mempermudah arus ekspor produk makanan, kosmetik, hingga farmasi.
Di sisi lain, harmonisasi standar halal juga penting untuk mencegah hambatan dagang dan meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk yang diperdagangkan.
Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi membahas penguatan kerja sama bilateral dalam bidang jaminan produk halal (JPH).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5), mengatakan bahwa hubungan diplomatik Indonesia dengan Arab Saudi selama 76 tahun ini memiliki posisi strategis dalam pengembangan industri halal dunia.
“Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan yang sangat baik dan historis. Pertemuan ini penting untuk semakin mempererat kerja sama kedua negara, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan perdagangan produk halal yang kini menjadi perhatian dunia dengan nilai yang terus tumbuh semakin besar,” kata Haikal.
Ia menambahkan, sinergi kedua negara selain memperkuat produktivitas kerja sama bilateral Indonesia-Arab Saudi, juga dipastikan akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi halal global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Haikal mengatakan, dalam pertemuannya dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al-Amudi, keduanya juga membahas penguatan kerja sama dan peluang pengembangan dan peningkatan sinergi yang sudah berjalan.
“Sinergi JPH diharapkan memperkuat kolaborasi bilateral dalam sektor industri dan perdagangan produk halal yang terus berkembang pesat dan semakin kompetitif,” ujar dia.
Lebih lanjut, Haikal menambahkan penguatan kerja sama internasional di sektor halal juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem halal yang modern, terpercaya, dan berdaya saing global, dengan telah ditandatanganinya kerja sama antara BPJPH dan Saudi Halal Center (SHC), serta BPJPH dan Gulf Accreditation Countries (GAC).
“Indonesia terus mendorong penguatan penyelenggaraan jaminan produk halal sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” kata Haikal.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al-Amudi menyambut baik gagasan tentang penguatan kerja sama tersebut.
Menurutnya, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Arab Saudi, termasuk dalam pengembangan sektor halal dan perdagangan antar kedua negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!