IMF Soroti Ketidakpastian Global Masih Berlangsung Beberapa Waktu ke Depan
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) menyoroti ketidakpastian global yang masih berlangsung beberapa waktu ke depan karena dipicu ketegangan geopolitik dan dinamika hara energi dunia.
Sorotan IMF itu disampaikan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa usai
bertemu dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva di sela-sela IMF-World Bank Spring Meeting di Washington yang berlangsung dari 13-18 April 2026.
IMF kata Purbaya mengaku tidak memiliki otoritas untuk mengurangi tingkat ketidakpastian global. Namun, lembaga internasional itu mempersiapkan dukungan dana bila ada negara yang membutuhkan bantuan.
Lembaga itu kata Menkeu juga menaruh perhatian pada kemampuan Indonesia bertahan di tengah ketidakpastian global saat ini. Hal itu karena Indonesia memiliki bantalan fiskal yang memadai.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tentu saja, Indonesia tidak membutuhkan (bantuan), karena anggaran kita cukup baik dan kita masih punya bantalan yang cukup besar yaitu 420 triliun rupiah,” kata Purbaya.
Pemerintah Indonesia jelas Purbaya mengambil manuver strategi dengan mengubah arah kebijakan fiskal sejak akhir tahun lalu, yang dampaknya sudah mulai terlihat pada perekonomian saat ini.
Perubahan strategi itu juga membuat Indonesia memiliki kemampuan merespons tekanan yang lebih baik, termasuk ketika harga minyak dunia melambung tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dia (Kristalina Georgieva-red) kelihatannya senang dengan keadaan seperti itu,” klaim Purbaya.
Meski IMF tidak menyusun kebijakan khusus untuk mengurangi tekanan global, kata Purbaya, lembaga itu juga akan mengumumkan negara-negara yang mampu mempertahankan performa yang baik.
Dalam konteks itu, Purbaya optimistis keraguan terhadap kebijakan fiskal Indonesia sudah mereda.
Selain bertemu IMF, Purbaya juga melakukan pertemuan strategis dengan petinggi Bank Dunia serta perwakilan lembaga pemeringkat internasional seperti S&P Global Ratings.
Menurutnya, berbagai lembaga global itu mengapresiasi arah strategi kebijakan fiskal Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Bank Dunia juga menyatakan minat untuk memperdalam kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung pembangunan jangka panjang, pengentasan kemiskinan, serta pembiayaan proyek strategis di negara berkembang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!