Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Gunakan Rudal Hipersonik dalam Serangan Besar-besaran di Kyiv

📅 Senin, 25 Mei 2026, 09:58 WIB | Oleh:
Russia Gunakan Rudal Hipersonik dalam Serangan Besar-besaran di Kyiv Doc: AP
Ket. Petugas penyelamat berupaya memadamkan api di sebuah bangunan tempat tinggal setelah serangan Rusia di Kyiv, Ukraina, Minggu, 24 Mei 2026.

KYIV — Russia menggunakan rudal balistik hipersonil Oreshnik yang ampuh selama serangan besar-besaran menggunakan drone dan rudal di Kyiv pada hari Minggu (24/5) yang menewaskan sedikitnya dua orang, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Minggu.

Serangan udara intensif tersebut merusak bangunan-bangunan di seluruh ibu kota Ukraina, termasuk di dekat kantor-kantor pemerintah, bangunan tempat tinggal, sekolah, dan pasar, kata pihak berwenang Ukraina. Sedikitnya 83 orang terluka dalam serangan itu.

Sirene serangan udara meraung sepanjang malam sementara asap mengepul di seluruh kota akibat serangan. Ledakan dahsyat terdengar di dekat pusat kota dan dekat gedung-gedung pemerintahan.

Serangan melibatkan 600 pesawat nirawak serang dan 90 rudal yang diluncurkan dari udara, laut, dan darat, menurut Angkatan Udara Ukraina. Pertahanan udara Ukraina menghancurkan dan mengacaukan 549 pesawat nirawak dan 55 rudal. Sekitar 19 rudal gagal mencapai sasaran, kata Angkatan Udara, dikutip Associated Press.

Menteri Luar Negeri Albania, Ferit Hoxha melaporkan, kediaman duta besar Albania untuk Ukraina terkena serangan tersebut, dan mengecamnya sebagai "tidak dapat diterima" dan "eskalasi yang serius".

Rudal Oreshnik, yang mampu membawa hulu ledak nuklir atau konvensional, menghantam kota Bila Tserkva di wilayah Kyiv, kata Zelenskyy di Telegram.

Kementerian Pertahanan Russia pada hari Minggu mengkonfirmasi penggunaan senjata tersebut, serta jenis rudal lainnya, untuk menyerang "fasilitas komando dan kendali militer" Ukraina, pangkalan udara, dan perusahaan industri militer.

Kementerian menambahkan bahwa serangan itu merupakan pembalasan atas serangan Ukraina terhadap "fasilitas sipil di wilayah Russia," tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Russia Vladimir Putin pada hari Jumat mengecam serangan pesawat tak berawak terhadap asrama mahasiswa di Ukraina timur yang diduduki Russia, yang menurut Moskow dilakukan oleh Kyiv. Ia mengatakan tidak ada fasilitas militer atau penegak hukum di dekat kampus tersebut. Putin mengatakan ia telah memerintahkan militer Russia untuk membalas serangan tersebut.

Jumlah korban tewas akibat serangan itu telah meningkat menjadi 21 orang, kata pihak berwenang Russia pada Sabtu malam. Mereka mengatakan 42 orang lainnya terluka dalam serangan malam sebelumnya. Pemerintah daerah Luhansk yang ditunjuk Kremlin mengumumkan dua hari berkabung untuk para korban.

Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB mengenai serangan tersebut, yang diadakan atas permintaan Russia, Duta Besar Ukraina Andrii Melnyk membantah tuduhan kejahatan perang dari rekan sejawatnya dari Russia, menyebutnya sebagai "pertunjukan propaganda semata" dan menegaskan bahwa operasi 22 Mei "secara eksklusif menargetkan mesin perang Russia."

Sekutu Eropa Kyiv, termasuk Emmanuel Macron dari Prancis dan Friedrich Merz dari Jerman, mengutuk serangan Russia dan penggunaan rudal Oreshnik dalam pernyataan yang diterbitkan pada hari Minggu.

Kaja Kallas, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, mengatakan para diplomat senior dari negara-negara Uni Eropa akan bertemu dalam beberapa hari ke depan untuk "membahas bagaimana meningkatkan tekanan internasional terhadap Russia."

Ukraina Kesulitan Tembak Rudal Balistik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Adaptasi pertanian dataran ...

Festival Remo Yosakoi di Surabaya

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival Remo Yosakoi di Su...

Pengenalan profesi Damkar untuk anak

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengenalan profesi Damkar u...
Ekonomi
Tradisi kenduri sawah saat ...

Oman Protes Keras Usai Drone Iran Hantam Musandam

29 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Oman Protes Keras Usai Dron...

Makin Mengkhawatirkan, Populasi Jepang Terus Merosot

34 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Makin Mengkhawatirkan, Popu...
Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Sentimen Global Dominan, 13 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.