Kegiatan Ekonomi Imlek Jakarta Rp9 Triliun
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.
JAKARTA – Perputaran ekonomi Jakarta selama libur perayaan Imlek mencapai 9 triliun rupiah. “Perputaran ekonomi Imlek ini saya harap berlanjut selama puasa dan lebaran,” ujar Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, Rabu (18/2).
Dia optimistis saat puasa dan Idul Fitri bisa melahirkan perputaran ekonomi di Jakarta lebih dari 20 triliun rupiah. “Nanti, apalagi tanggal 8 Maret akan ada Nyepi, ekonomi Jakarta akan bergerak cepat,” ujar Rano.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan perayaan Imlek 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut, antara lain Festival Imlek Jakarta di Bundaran HI 13-17 Februari. Kegiatan ini menampilkan 3D lantern 12 shio, harmony lantern walk, pagoda LED Cahaya Harmoni, God of Fortune Cai Sen Ye, liong dance, parade barongsai, serta pertunjukan laser.
Kemudian, ada pula Lomba Dekorasi Imlek Jakarta untuk memperindah wajah kota serta menghadirkan suasana Imlek di berbagai sudut Jakarta, yang diikuti 98 gedung dan berlangsung hingga 17 Februari. Rangkaian kegiatan berikutnya meliputi Festival Pecinan Jakarta 15-17 Februari di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kemudian, Harmoni Jakarta powered by Jakarta City Branding 15-17 Februari di Blok M Hub, serta Semarak Imlek Nasional yang dimeriahkan dengan video mapping di kawasan Monumen Nasional (Monas). Tak hanya itu, Jakarta Light Festival Chinese New Year Edition juga digelar 16-17 Februari di Kota Tua Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov Jakarta juga menyelenggarakan Festival Kelenteng Jakarta dengan melibatkan kelenteng-kelenteng di Jakarta untuk menyemarakkan perayaan Imlek. Nantinya, puncak rangkaian kegiatan akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh 3 Maret di kawasan Pecinan Glodok.
Pada hari Selasa (17/2) malam, Pemprov menggelar kegiatan Transisi Ramadhan 1447 Hijriah di Bundaran HI. Acara menghadirkan momentum simbolis transisi dari perayaan Tahun Baru Imlek menuju hari pertama puasa, sebagai representasi harmonisasi keberagaman masyarakat Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!