Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Penghormatan bagi Perjuangan Buruh

📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 10:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Penghormatan bagi Perjuangan Buruh Doc: YouTube Sekretariat Presiden
Ket. Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menandatangani prasasti Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah dalam peresmian museum tersebut di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5) sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh dan pengingat sejarah gerakan pekerja di Indonesia.

"Bismillahirrahmanirrahim. Pada pagi hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur," ucap Prabowo dalam peresmian tersebut dipantau dari YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta.

Prosesi peresmian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden. Sebelum peresmian, Prabowo sempat mengelilingi Museum Marsinah untuk melihat jejak kehidupan dan barang peninggalan yang ditinggalkan oleh tokoh buruh Indonesia tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan dia merasa terhormat dapat meresmikan Museum Marsinah.

Prabowo menyebut organisasi buruh sebelumnya mengusulkan nama Marsinah sebagai calon pahlawan nasional dan seluruh organisasi buruh menyepakati nama tersebut. Dia kemudian menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional.

"Saya mendapat kehormatan untuk jadikan beliau sebagai pahlawan nasional dan waktu itu mereka minta, Bapak harus resmikan Museum Marsinah di Nganjuk. Baik, saya datang," kata Prabowo.

Presiden menyampaikan dia telah melihat langsung kamar dan sejumlah peninggalan Marsinah di museum tersebut yang masih dipertahankan seperti semula.

Museum Marsinah dibangun di kawasan rumah masa kecil Marsinah dan dirancang sebagai ruang memorial perjuangan buruh. Selain menjadi tempat penyimpanan arsip dan barang pribadi milik Marsinah, museum tersebut juga dilengkapi fasilitas rumah singgah bagi pekerja dari berbagai daerah.

Marsinah sendiri dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Prabowo Subianto pada 10 November 2025.

Marsinah semasa hidupnya berperan sebagai aktivis buruh dan tengah menjadi negosiator ratusan buruh yang melakukan pemogokan karena perusahaannya tidak menerapkan upah minimum dan otonomi serikat buruh sebelum menghilang.

Ia menghilang pada 5 Mei 1993 dan jasadnya ditemukan empat hari kemudian.

Presiden dalam peresmian itu didampingi sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.

Selain itu hadir pula Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.