Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menbud Fadli Zon Dorong Kolaborasi Perfilman Indonesia-Arab Saudi di Cannes

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 08:15 WIB | Oleh:
Menbud Fadli Zon Dorong Kolaborasi Perfilman Indonesia-Arab Saudi di Cannes Doc: Kemenbud
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong penguatan kolaborasi perfilman antara Indonesia dan Arab Saudi dalam rangkaian Festival Film Cannes di Cannes, Prancis.

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong penguatan kolaborasi perfilman antara Indonesia dan Arab Saudi dalam rangkaian Festival Film Cannes di Cannes, Prancis.

Dalam siaran pers Kementerian Kebudayaan yang diterima di Jakarta, Kamis (14/5), Fadli menghadiri sejumlah agenda festival termasuk melakukan pertemuan dengan Abdullah Alayaf selaku Film Commission dan Red Sea Program Director dari Arab Saudi pada 13 Mei 2026.

Menurut Fadli, kerja sama perfilman menjadi bagian penting dalam penguatan diplomasi budaya kedua negara di tengah berkembangnya hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi di sektor kebudayaan.

“Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memandang bahwa kita memiliki aspirasi bersama dengan Arab Saudi dalam mentransformasikan potensi budaya, demografi, dan kreativitas dunia Muslim menjadi kekuatan penting dalam industri perfilman dan audiovisual global,” ujar Fadli Zon.

Ia mengatakan film dan storytelling dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan narasi yang lebih beragam dan humanis kepada masyarakat global. Fadli juga menyinggung keterkaitan sejarah antara Indonesia dan Arab Saudi melalui perjalanan ibadah haji sejumlah tokoh perjuangan Indonesia.

Fadli menegaskan Indonesia membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang pertukaran talenta, kolaborasi festival, co-production, pendanaan film, capacity building, hingga penguatan jejaring sineas dan pelaku budaya kedua negara.

Sementara itu, Abdullah Alayaf menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap semakin banyak film Indonesia dapat diputar di bioskop Arab Saudi.

Kementerian Kebudayaan juga mendorong penguatan hubungan antara Red Sea International Film Festival dengan platform perfilman Indonesia seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Jakarta Film Week.

Fadli menyebut capaian dua film Indonesia, yakni Jumbo dan Agak Laen 2, yang masing-masing berhasil meraih lebih dari 10 juta penonton domestik menunjukkan pertumbuhan ekosistem perfilman nasional.

Menurut dia, partisipasi Indonesia di Festival Film Cannes 2026 diharapkan dapat memperluas akses sineas nasional ke jaringan industri film global sekaligus meningkatkan visibilitas karya Indonesia di tingkat internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ayooo Minum Jamu Agar Hidup Lebih Sehat

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Ayooo Minum Jamu Agar Hidup...
Daerah
Dieng Culture Festival 2026...
Tayang 8 Juli di Bioskop Indonesia, Film "Moana" versi Live-Action Dibintangi Dwayne "The Rock" Johnson

Tayang 8 Juli di Bioskop Indonesia, Film "Moana" versi Live-Action Dibintangi Dwayne "The Rock" Johnson

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.