Sidang Kasus Tupac Shakur Akhirnya Digelar, Terdakwa Berniat Balas Dendam
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 13:53 WIB | Oleh: Tim PenulisLAS VEGAS - Rapper Amerika Tupac Shakur ditembak mati dalam aksi balas dendam geng yang diperintahkan oleh seorang mafia yang kemudian membual tentang hal itu, demikian yang didengar para juri pada hari Senin (17/8), di persidangan yang paling dinantikan di Amerika dimulai, 30 tahun setelah pembunuhan tersebut.
Duane "Keffe D" Davis, mantan pemimpin South Side Compton Crips, salah satu dari sekumpulan geng yang menguasai sebagian wilayah Los Angeles pada tahun 1990-an, memerintahkan pembunuhan tersebut setelah keponakannya dipukuli oleh kelompok saingan, kata jaksa Binu Pilal kepada pengadilan Las Vegas.
"Pada tanggal 7 September 1996, Tupac Shakur secara terbuka, di depan kamera, ikut serta dalam pemukulan yang memalukan terhadap keponakan Duane Davis, Orlando Anderson," katanya.
"Lalu, dua setengah jam kemudian... Tupac ditembak mati dari dalam mobil Cadillac putih sebagai tindakan balas dendam."
Pilal mengatakan Davis tidak menarik pelatuknya, tetapi menyerahkan pistol itu kepada seseorang yang duduk di kursi belakang mobilnya dan memerintahkan orang itu untuk menembak rapper tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam berbagai wawancara berulang kali—dengan penegak hukum, media, dan akhirnya dalam sebuah otobiografi—Davis mengakui perannya dalam pembunuhan tersebut, kata Pilal.
"Selama bertahun-tahun, dalam wawancara pribadi, pernyataan publik, dan bahkan panggilan telepon pribadi, Duane Davis telah berulang kali memberi tahu kami tentang kemarahan yang dia rasakan, dan perannya dalam penembakan balas dendam terhadap Tupac Shakur."
"Dan sekarang, hampir 30 tahun kemudian, kami akan meminta Anda untuk akhirnya meminta pertanggungjawaban Duane Davis," katanya kepada para juri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Davis (63) membantah tuduhan pembunuhan dan tuduhan lainnya. Jika terbukti bersalah, ia kemungkinan menghadapi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.
Pengacaranya, Michael Sanft, mengatakan jaksa penuntut tidak memiliki bukti nyata bahwa Davis bersalah, menyebut penyelidikan polisi yang membingungkan dan berulang kali gagal menemukan versi kejadian yang pasti.
"Apa yang mereka sampaikan kepada Anda, mereka sajikan sebagai fakta padahal sebenarnya fiksi, dan terserah Anda untuk menentukan apa fakta sebenarnya," katanya kepada para juri.
East Coast vs West Coast
Pembunuhan Tupac Shakur, dikenal dengan sebutan 2Pac, adalah salah satu kasus pembunuhan yang paling terkenal di Amerika, yang memicu perdebatan tanpa henti di kalangan penggemar musik tentang siapa pelakunya dan mengapa.
Rapper yang baru berusia 25 tahun saat meninggal itu adalah tokoh kunci dalam persaingan hip-hop yang mempertentangkan East Coast AS melawan West Coast.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!