Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disnaker Kota Bandung Sebut Program Padat Karya Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 14:15 WIB | Oleh:
Disnaker Kota Bandung Sebut Program Padat Karya Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Program Padat Karya dari Dinas Ketenagakerjaam (Disnaker) Kota Bandung yang berlangsung di Kecamatan Gedebage tidak hanya menjadi upaya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian warga terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar.

Kegiatan yang dibuka pada Rabu (11/5) tersebut melibatkan 200 peserta yang tersebar di empat titik wilayah Kecamatan Gedebage. Masing-masing titik diikuti 50 peserta dari empat kelurahan, yakni Rancabolang, Rancanumpang, Cimincrang, dan Cisaranten Kidul.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan, para peserta berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya masyarakat desil 1 sampai 5.

“Program ini bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan lingkungan sekaligus membantu mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujar Yayan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan perlengkapan kerja seperti sepatu, cangkul, sekop, dan peralatan pendukung lainnya. Selain itu, peserta juga memperoleh makan siang, snack, serta honor sebesar Rp175 ribu per hari selama 10 hari kegiatan.

Yayan mengungkapkan, target peserta program padat karya di Kota Bandung pada tahun 2026 mencapai 8.500 orang.

Program tersebut dilaksanakan melalui kelurahan-kelurahan berdasarkan hasil reses anggota dewan maupun usulan musrenbang. Yayan berharap program padat karya mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus membantu pemulihan ekonomi warga.

Meski demikian, ia menuturkan, program tersebut bersifat sementara sehingga semangat sukarela dan gotong royong harus tetap dipelihara masyarakat.

Sementara itu, Camat Gedebage, Latif, menilai program padat karya memberikan dampak positif bagi masyarakat, bukan hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dalam memperkuat semangat gotong royong warga.

Menurut dia, program tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman, bersih, dan nyaman. Ia juga menyebut antusiasme warga cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan padat karya.

“Bukan hanya mendapatkan bantuan upah, tetapi juga menumbuhkan rasa gotong royong dan kemandirian untuk senantiasa menjaga lingkungan,” kata Latif.

Ia menambahkan, pelaksanaan padat karya tahun ini menjadi hal baru karena empat kelurahan digabung dalam satu pelaksanaan tingkat kecamatan.

Kegiatan juga disebar ke sejumlah RW dengan fokus pada pembersihan dan pemeliharaan lingkungan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pembangunan monumen galodo Sumatera Barat

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pembangunan monumen galodo ...
Ekonomi
Komoditas ekonomi kreatif n...
Megapolitan
Bazar urban farming Jakarta...
Daerah
Lomba barista pelajar di Ko...
Luar Negeri
Gempa di Gunung Fuji, Sepul...
Daerah
Pemanfaatan air tanah untuk...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.