Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaringan Sabotase Russia Disebut Berada di Balik Serangan Pembakaran Rumah Perdana Menteri Inggris

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Jaringan Sabotase Russia Disebut Berada di Balik Serangan Pembakaran Rumah Perdana Menteri Inggris Doc: Istimewa
Ket. Serangan pembakaran terhadap mobil milik Perdana Menteri Inggris

LONDON - Financial Times baru-baru ini melaporkan, sebuah jaringan sabotase Rudsia yang beroperasi secara online berada di balik serangkaian serangan pembakaran terhadap rumah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan properti terkait lainnya.

Dari Militarnyi, pada hari Senin (15/6), Roman Lavrinovych, seorang pekerja konstruksi Ukraina berusia 22 tahun yang tinggal di London, dinyatakan bersalah melakukan serangan pembakaran ini . Putusan tersebut diumumkan setelah persidangan selama enam minggu di Old Bailey. Starmer sendiri sebelumnya menyebut serangan ini sebagai "serangan terhadap demokrasi."

Jaksa penuntut tidak mengungkapkan identitas pengendali Lavrynovych, hanya menyatakan bahwa ia menggunakan nama samaran El Money di Telegram dan berkomunikasi dalam bahasa Russia dan Ukraina.

Investigasi Financial Times, berdasarkan analisis arsip Telegram, dompet mata uang kripto, dokumen pengadilan, dan wawancara dengan pejabat Barat, menetapkan bahwa El Money berlokasi di Rusia dan memiliki hubungan dekat dengan kelompok aktivis peretas pro-Kremlin NoName057(16). Di AS, kelompok ini disebut sebagai “proyek yang disetujui negara” Rusia.

Menurut publikasi tersebut, NoName dan kelompok-kelompok siber patriotik Rusia lainnya secara aktif merekrut anggota secara daring untuk memajukan kepentingan geopolitik Kremlin. Salah satu bidang aktivitas mereka adalah memicu ketegangan sosial di negara-negara Eropa dengan menyebarkan narasi sayap kanan dan anti-imigran.

Para jurnalis juga memastikan bahwa dalang yang sama yang mengatur serangan pembakaran tersebut merekrut orang-orang di Inggris untuk menyemprotkan grafiti anti-Islam di masjid-masjid dan tempat-tempat lain di seluruh London. Hal ini menunjukkan upaya entitas Rusia untuk memperburuk ketegangan sosial dan antar etnis dalam masyarakat Inggris.

Pada saat yang sama, sejauh mana koordinasi langsung antara NoName dan otoritas Rusia masih belum jelas. Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS mencatat bahwa NoName dan perangkat terkaitnya diciptakan sebagai "proyek rahasia" dari organisasi TI yang didirikan Kremlin.

Menurut para ahli AS, beberapa anggota jaringan NoName yang terdesentralisasi adalah pendukung kebijakan Moskow tanpa ikatan langsung dengan negara tersebut, sementara yang lain mungkin terkait dengan pemerintah Russia melalui dukungan langsung atau tidak langsung.

Laporan yang diperoleh Financial Times menunjukkan bahwa El Money merekrut Lavrinovich melalui Telegram pada akhir tahun 2024. Selama periode ini, warga Ukraina tersebut aktif mencari pekerjaan sementara di London, dengan memasang iklan di komunitas Telegram berbahasa Rusia dan Ukraina. Dari Agustus 2024 hingga Mei 2025, ia memasang lebih dari seratus pesan semacam itu.

Menurut data yang disita oleh polisi Inggris dari ponsel Lavrynovych, El Money awalnya membayarnya untuk mencetak dan mendistribusikan poster yang mengiklankan sebuah organisasi bernama Direct Action di seluruh London pada malam hari.

Jaringan ini dijalankan oleh individu-individu yang berbasis di Rusia yang menggunakan layanan VPN untuk menyembunyikan lokasi dan identitas mereka. Mereka secara aktif menggunakan perangkat kecerdasan buatan untuk membuat konten, video, dan materi sayap kanan ekstrem lainnya.

El Money-lah yang membiayai kegiatan subversif tersebut, melakukan transfer melalui bursa mata uang kripto Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.