Kaltim Siapkan Kratom Jadi Komoditas Ekspor Andalan Baru.
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 21:52 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPT DJB Botanicals sendiri telah menjadi pionir eksportir kratom di Kaltim sejak 2019 dan telah mengantongi izin ekspor dari Kementerian Perdagangan.
Saat ini, fasilitas produksi mereka di Kutai Kartanegara memiliki kapasitas mesin grinder mill 1 ton per hari dan disk mill 8 ton per hari.
"Kami didukung jaringan pasokan yang luas mencakup Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Paser, hingga Kalimantan Selatan," kata Haris.
Ia menegaskan ke depan, para pelaku industri mendorong terciptanya East Borneo Botanicals Corridor. Konsep ini merupakan kolaborasi regional di wilayah timur Kalimantan untuk mengoptimalkan potensi komoditas botani endemik secara terintegrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain kratom, diversifikasi produk juga diarahkan pada tanaman lokal lainnya seperti tahongai (Kleinhovia hospita), Nuciferine, Arecoline, hingga bawang Dayak. Pemerintah Provinsi diharapkan segera melakukan pemetaan potensi serupa guna memperkuat posisi Kalimantan Timur dalam pasar botani global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!