Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Kembangkan Riset Multidisiplin untuk Menguak Jejak Kota Majapahit di Trowulan

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 17:45 WIB | Oleh:
BRIN Kembangkan Riset Multidisiplin untuk Menguak Jejak Kota Majapahit di Trowulan Doc: YouTube/BRIN Indonesia

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat penelitian peradaban Majapahit melalui pendekatan multidisiplin di Trowulan, Jawa Timur. Langkah tersebut diharapkan mampu mengungkap berbagai aspek sejarah yang hingga kini masih menyimpan banyak tanda tanya.

Kepala Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah (PRAPS) BRIN, Irfan Mahmud, mengatakan penelitian arkeologi sejak dekade 1990-an telah menghasilkan banyak temuan penting. Meski demikian, sejumlah informasi mengenai Kota Majapahit masih memerlukan penelitian lanjutan yang lebih mendalam.

"Masih banyak bagian Kota Majapahit yang belum sepenuhnya terungkap, mulai dari batas wilayah hingga sistem pengelolaan airnya. Karena itu, penelitian harus terus dikembangkan agar gambaran sejarah Majapahit semakin lengkap dan akurat," ujar dia dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (25/7).

Menurut dia, kajian mengenai Majapahit tidak dapat mengandalkan arkeologi semata karena perkembangan kotanya sangat kompleks dan dinamis. Penelitian juga perlu melibatkan ilmu geologi, geografi, arsitektur, teknologi digital, penginderaan jauh, hingga kecerdasan artifisial.

Ia berharap, pendekatan lintas disiplin mampu menghasilkan rekonstruksi sejarah yang lebih utuh. Tidak hanya itu, hasil penelitian juga diharapkan menjadi dasar penting dalam menjaga nilai sejarah Majapahit bagi generasi mendatang.

"Majapahit merupakan memori kolektif bangsa yang mencerminkan perkembangan politik, ekonomi, teknologi, tata kota, serta interaksi budaya Nusantara. Karena itu, penelitian harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian kawasan bersejarah," ucap dia.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai lembaga untuk mendukung penelitian sekaligus menjaga kelestarian kawasan Trowulan. Kerja sama melibatkan Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan, IAAI, perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, Hery Jogaswara, memastikan, BRIN terus mendukung ekskavasi Majapahit. Salah satunya melalui koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan.

"Kami tengah menyiapkan program penelitian jangka panjang di Situs Liyangan, Jawa Tengah. Hal ini sebagai bagian penguatan riset arkeologi nasional," kata Hery. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

TNI dan ADF Gelar Latihan Operasi Amfibi

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
TNI dan ADF Gelar Latihan O...
Ekonomi
GPM Meriahkan Peringatan Ha...

Eksplorasi Mata Air dari Sungai Bawah Tanah

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Eksplorasi Mata Air dari Su...
Luar Negeri
Delapan Negara Bagian AS Gu...

Kepala dan Wakil Kepala BPGMN Resmi Dilantik

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kepala dan Wakil Kepala BPG...

Olah TKP Ledakan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Olah TKP Ledakan
Megapolitan
Benyamin S Award untuk Ting...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.