Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 09:42 WIB | Oleh:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi Doc: ist
Ket. tugas berat di final

JAKARTA – Hasil sangat mengesankan diraih ganda putra IndonesiaFajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang suskes menembus partai final China Open 2026. Hanya, tugas berat benar-benara berada di pundak Fajar/Fikri dalam final hari ini. Sebab mereka harus mempertahankan dua prestasi.

Pertama, ini adalah final “ulangan” di final Japan Open pekan lalu, di mana Fajar/Fikri menjadi juara dengan menundukkan ganda terkuata dunia asal Korea Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Final China Open.

Tugas kedua adalah mempertahankan juara. Sebab tahun lalu, Fajar/Fikri adalah juara China Open. Jadi ini adalah laga juara bertahan. Di babak semifinal China Open 2026, Fajar/Fikri sebagai unggulan 2 mengalahkan wakil tuan rumah, Liang Wei Kang/Wang Chang, yang merupakan unggulan 4 dengan rubber game, 21-19, 14-21, 21-19.

Sedangkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea yang berstatus unggulan 1 menundukkan pasangan Inggris Ben Lane/Sean Vendy dua set langsung 21-19 dan 21-13.

Sementara itu, tunggal putra Prancis Toma Junior Popov mengukir sejarah dengan menembus final BWF World Tour Super 1000 China Open 2026. Dia memanfaatkan kondisi angin yang menyulitkan pemain sepanjang turnamen.

“Ini pertama kalinya mencapai tahap ini sehingga saya berusaha menikmati setiap momen dan setiap detik di lapangan. Saya senang dapat mewakili Prancis pada level ini,” kata Popov dikutip dari laman BWF.

Popov bangkit setelah kehilangan gim pertama untuk mengalahkan unggulan kedelapan asal Kanada Victor Lai dengan skor 14-21, 21-12, 21-15 pada semifinal di Changzhou Olympic Sports Center Gymnasium, China, Sabtu.

Kemenangan tersebut membawa Popov ke final turnamen BWF World Tour Super 1000 untuk pertama kalinya sekaligus menjadikannya pemain tunggal Prancis pertama yang mencapai partai puncak turnamen level tersebut.

Hasil itu juga menjadi kemenangan pertama pemain berusia 27 tahun tersebut atas Lai dalam tiga pertemuan mereka. Selain menghadapi perlawanan Lai, Popov harus menyesuaikan permainannya dengan embusan angin di dalam arena. Salah satu sisi lapangan memiliki kondisi yang lebih sulit sehingga menyulitkan pemain mengendalikan arah kok.

“Hal terpenting adalah meraih sebanyak mungkin poin karena, seperti yang terlihat, hampir mustahil bermain dari sisi tersebut. Kuncinya adalah permainan di depan net dan memanfaatkan kesalahan-kesalahan mudah,” ujar Popov.

Popov menemukan pola permainan yang tepat setelah interval gim ketiga. Dia memanfaatkan laju kok yang terbawa angin untuk menekan Lai dan memaksa lawannya melakukan sejumlah kesalahan. “Saya berhasil memaksa Victor melakukan kesalahan-kesalahan mudah dengan memanfaatkan embusan angin,” kata pemain peringkat ke-17 dunia tersebut.

Keberhasilan itu memperpanjang catatan bersejarah Popov pada China Open 2026. Sehari sebelumnya, dia menjadi pemain tunggal Prancis pertama dalam 22 tahun yang mencapai semifinal China Open setelah Pi Hongyan pada 2004.

Menurut catatan BWF, sebelum Popov, wakil Prancis yang pernah mencapai final turnamen Super 1000 adalah ganda campuran Thom Gicquel/Delphine Delrue. Sebelumnya, gelar tertinggi Popov dalam rangkaian BWF World Tour berasal dari turnamen Super 300. Kemenangan pada final China Open akan memberinya gelar terbesar sepanjang kariernya.

“Perjalanan ini belum selesai karena masih ada satu langkah lagi. Saat ini saya sangat bangga dan bersemangat. Saya tidak sabar kembali ke lapangan untuk mencoba membawa rekor ini lebih jauh,” ujar Popov.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.