Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Luas Tambah Tanam Padi Capai 1.005 Hektare, Kalsel Targetkan Produksi 1,3 Juta Ton

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Luas Tambah Tanam Padi Capai 1.005 Hektare, Kalsel Targetkan Produksi 1,3 Juta Ton Doc: antara foto
Ket. Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel Masliyana di Banjarbaru, Kalsel.

BANJARMASIN - Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga saat ini mencapai sekitar 1.005 hektare (ha), dan tanaman jagung seluas 69 ha.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel Masliyana mengatakan berdasarkan laporan Bidang Tanaman Pangan kabupaten/kota per 22 Juli 2026 pukul 18.00 WITA, realisasi LTT harian tercatat mencapai 1.005 ha untuk padi dan 69 ha untuk jagung.

"Sementara akumulasi realisasi LTT hingga tanggal tersebut mencapai 18.882 hektare padi dan 622 hektare jagung," katanya, di Banjarbaru, Minggu (26/7).

DPKP Kalsel berharap sinergi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh, dan para petani terus diperkuat agar percepatan tanam dapat berjalan sesuai target, sehingga Kalsel mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Sebelumnya, Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman mengatakan, Kalsel menargetkan produksi padi sebanyak 1,3 juta ton.

Salah satu upaya untuk mewujudkan produksi adalah mempercepat realisasi luas tambah tanam agar produksi pangan Kalsel tetap terjaga.

“Produksi padi Kalimantan Selatan tahun 2025 mencapai sekitar 1,179 juta ton atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan hasil kerja keras para petani dan seluruh jajaran yang terus melakukan pendampingan di lapangan,” katanya.

Ia menjelaskan, capaian tersebut menempatkan Kalsel sebagai daerah pengampu ketahanan pangan di Pulau Kalimantan. Bahkan, Kementerian Pertanian menargetkan produksi padi Kalsel meningkat menjadi 1,3 juta ton pada 2026.

“Pak Menteri meminta Kalimantan Selatan tetap menjadi barometer pertanian, sekaligus penyangga kebutuhan pangan di Kalimantan. Karena itu, pola tanam harus terus ditingkatkan, dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam, bahkan dua kali menjadi tiga kali tanam jika memungkinkan,” ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...

Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Jambi

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Kemenhut Perkuat Pengendali...
Daerah
Karhutla Juga Terjadi di Gu...
Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.