Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menko Perekonomian Dukung Kemandirian Industri Farmasi Nasional

31 Minggu, 26 Jul 2026, 18:42 WIB | Oleh:
Menko Perekonomian Dukung Kemandirian Industri Farmasi Nasional Menko Perekonomian Dukung Kemandirian Industri Farmasi Nasional Doc: Dokumentasi Kemenko Perekonomian
Ket. Menko Airlangga Hartarto

JAKARTA - Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mendorong kemitraan strategis antara pelaku usaha global dan mitra global dalam industri farmasi nasional. Ia-pun menyambut baik kerja sama yang dilakukan PT Tempo Scan dengan Sino Bio Farmasi (Sino Biopharmaceutical Group).

Keduanya membentuk PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI). Perusahaan joint venture dengan Chia Tai Tianqing Farmasi (Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group)-CTTQ asal Tiongkok.

"Saya mengucapkan selamat, ini merupakan hal yang luar biasa. Kemitraan ini menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap iklim investasi dan prospek perekonomian di Indonesia," kata Menko Airlangga saat peresmian di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurut dia, joint venture industri farmasi Indonesia dan Tiongkok ini sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto. "Beliau menginginkan Indonesia punya kemandirian di bidang obat-obatan,” ucap Menko Airlangga.

Kerja sama ini, lanjut DIA, diharapkan mampu mendorong pengembangan biofarmasi nasional. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan bagi penanganan penyakit onkologi, penyakit hati (liver), diabetes, penyakit pernapasan, serta antiinfeksi.

Kerja sama tersebut juga diharapkan mendukung pengembangan dan produksi berbagai produk biologis bernilai tinggi. Seperti antibodi monoklonal, biosimilar, protein rekombinan, sitokin, dan insulin biologis yang selama ini belum seluruhnya tersedia di dalam negeri.

Menko Airlangga mengatakan, kemandirian industri farmasi nasional yang kuat, akan mengurangi ketergantungan terhadap impor. “Apalagi obat-obat yang akan diproduksi ini termasuk obat-obat impor yang relatif mahal,” ujar dia.

Join Venture perusahaan farmasi Indonesia-Tiongkok ini juga diharapkan mendukung pengembangan industri farmasi nasional melalui transfer teknologi. Selain itu, terjadi pertukaran pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapabilitas manufaktur, serta penguatan rantai pasok industri kesehatan dalam negeri.

Dengan demikian, diharapkan kemitraan tersebut dalam jangka panjang dapat meningkatkan daya saing industri farmasi Indonesia. Termasuk mengurangi ketergantungan impor obat-obatan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.