Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Katy Perry Marah, Gedung Putih Pakai Lagunya untuk Video Serangan Militer AS di TikTok

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 09:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Katy Perry Marah, Gedung Putih Pakai Lagunya untuk Video Serangan Militer AS di TikTok Doc: Intagram/inmusicofficial
Ket. Penyanyi Katy Perry

JAKARTA - Penyanyi asal Amerika Serikat Katy Perry mengecam keras penggunaan lagunya yang bertajuk "Firework" dalam sebuah video yang menampilkan cuplikan serangan militer yang diunggah dalam akun resmi TikTok milik Gedung Putih.

“Musik saya bertujuan untuk menyatukan orang, bukan merayakan peperangan," kata Katty Perry dalam siaran The Hollywood Reporter pada Sabtu (25/7) waktu setempat.

Perry mengaku terkejut dan marah melihat lagu hitnya itu digunakan akun @WhiteHouse sebagai musik latar untuk cuplikan video serangan militer.

"Saya tidak menyetujui ini, saya tidak diminta, dan saya sama sekali tidak membenarkannya," ucap dia lewat akun X pada Sabtu pagi.

Dalam video yang diunggah pada hari Kamis (23/7) waktu setempat itu menggunakan lirik “Firework” dari album nominasi Grammy-nya, Teenage Dream, termasuk “boom, boom, boom,” diiringi klip bom yang meledak.

Keterangan video tersebut berbunyi “Iran telah diperingatkan".

Ia menyayangkan hal tersebut dan mengatakan lagunya ditulis untuk menjadi lagu harapan, penyembuhan, dan kekuatan batin bagi orang-orang yang sedang melewati momen-momen tergelap dalam hidup mereka.

“Melihat pesan tentang harga diri dan peningkatan diri dipersenjatai untuk mengiringi kehancuran dan kekerasan adalah pelanggaran total terhadap semua yang diwakili lagu saya," tegasnya.

Katy Perry diketahui bergabung dengan daftar artis yang telah mengecam penggunaan musik mereka oleh pemerintahan Trump dalam video politik, termasuk Ariana Grande, Sabrina Carpenter, Olivia Rodrigo, Celine Dion, Kenny Loggins, dan banyak lagi.

Awal tahun ini, Kesha mengecam Gedung Putih yang menggunakan lagunya “Blow” di TikTok yang menampilkan jet tempur di langit dengan keterangan yang terkait dengan kematian.

“Saya mengetahui bahwa Gedung Putih telah menggunakan salah satu lagu saya di TikTok untuk menghasut kekerasan dan mengancam perang,” tulisnya di Instagram dan X pada bulan Maret.

“Mencoba menganggap enteng perang adalah hal yang menjijikkan dan tidak manusiawi. Saya sama sekali TIDAK menyetujui musik saya digunakan untuk mempromosikan kekerasan dalam bentuk apa pun," tambah Kesha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
BPJPH Ungkap Minat Negara B...
Megapolitan
Indonesia vs Singapura di G...
Nasional
Ahmad Dilantik sebagai Ketu...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.