Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Akhiri Pencarian Usai Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan

📅 Senin, 11 Mei 2026, 14:22 WIB | Oleh:
Tim SAR Akhiri Pencarian Usai Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Doc: Dokumentasi Basarnas

HALMAHERA UTARA — Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan dua korban terakhir erupsi Gunung Dukono pada hari ketiga operasi pencarian, Minggu (10/5). Kedua korban yang merupakan warga negara asing (WNA) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi penemuan korban pertama sehari sebelumnya.

Sebelumnya, tim SAR telah menemukan satu korban berinisial E.P., warga negara Indonesia (WNI), dalam kondisi meninggal dunia pada, Sabtu (9/5). Dengan ditemukannya dua korban terakhir tersebut, seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan.

Dua korban terakhir masing-masing berinisial H.W.Q.T, 30 tahun dan S.M.B.A.H, 27 tahun. Seluruh jenazah kemudian dievakuasi menuju pos penanganan darurat erupsi Gunung Dukono sebelum dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan proses pencarian pada hari ketiga berlangsung lebih terarah. Hal itu setelah tim SAR sebelumnya menandai titik dugaan lokasi korban tertimbun material vulkanik menggunakan koordinat GPS.

Menurut Abdul Muhari, proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi korban tertimbun pasir vulkanik dengan ketebalan cukup signifikan. Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung fluktuatif sehingga proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan personel.

"Sebanyak 98 personel SAR gabungan diterjunkan dalam operasi pencarian dan dibagi ke dalam empat regu. Unsur yang terlibat terdiri atas Basarnas, BPBD Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimobda, ERT Gosowong, PMI, serta masyarakat setempat," ujar dia.

Selain tiga korban meninggal dunia, sebanyak 15 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Dua korban selamat, yakni R.S. dan J.A., turut membantu tim SAR dengan memberikan informasi mengenai jalur pendakian dan titik terakhir keberadaan para korban sebelum erupsi terjadi.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono resmi dinyatakan ditutup. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata juga telah menetapkan penutupan total aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026.

Kebijakan tersebut diperkuat melalui surat keputusan Bupati Halmahera Utara tentang penutupan permanen pendakian Gunung Dukono yang diterbitkan pada Jumat (8/5). Pemerintah daerah juga melarang masyarakat maupun wisatawan memasuki kawasan rawan bencana dalam radius empat kilometer dari puncak kawah sesuai rekomendasi PVMBG.

Pengawasan aktivitas pendakian di kawasan Gunung Dukono akan terus diperketat. Pelanggaran terhadap ketentuan penutupan jalur pendakian dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pengelola jasa pendakian agar selalu mematuhi rekomendasi PVMBG. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya demi keselamatan bersama. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.