Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asean Wacana Berbagi Energi dan Pangan

📅 Senin, 11 Mei 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asean Wacana Berbagi Energi dan Pangan Doc: AFP/Aaron FAVILA
Ket. Para pemimpin negara Asean saling berpegangan tangan saat pembukaan KTT Asean ke-48 di Cebu, Filipina, pada Jumat (8/5). Pada KTT ini, Presiden Filipina yang jadi ketua Asean tahun ini, Ferdinand marcos Jr, mendesak negara-negara anggota untuk menempuh kerja sama praktis di tengah kondisi dunia yang semakin tidak pasti.

CEBU – Isu mengenai stok bahan bakar regional dan pengaturan siaga untuk ketahanan pangan merupakan salah satu hal yang dibahas dalam di KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) pada Jumat (8/5), setelah negara-negara anggota blok ini terus bergulat dengan dampak konflik Timur Tengah.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, yang menjadi ketua blok beranggotakan 11 negara pada tahun 2026, mendesak negara-negara anggota untuk menempuh kerja sama praktis tengah kondisi dunia yang semakin tidak pasti.

Penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan, sebuah jalur air tempat Asia memperoleh sebagian besar minyak dan gasnya, akibat perang di Timur Tengah telah membebani pasokan energi dan pupuk, menaikkan harga, dan mengancam mata pencaharian.

“Di tengah gejolak yang meningkat, Asean harus memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapan, serta mengejar langkah-langkah kolektif praktis untuk menjaga pasokan energi yang stabil dan meningkatkan interkonektivitas,” kata Presiden Marcos Jr dalam pidato pembukaannya di sidang pleno.

Mengenai cadangan bahan bakar regional, Marcos Jr mengatakan kepada media setelah KTT bahwa para pemimpin Asean telah membahas sebuah mekanisme untuk memiliki cadangan berbagai produk bahan bakar yang dapat dibagi di antara negara-negara anggota.

"Situasi saat ini sangat berbeda untuk setiap negara. Beberapa negara memiliki surplus jenis bahan bakar tertentu. Negara lain mengalami kekurangan, dan kami mencoba menyeimbangkannya," kata Marcos Jr dalam konferensi pers.

"Dan ketika sesuatu seperti ini terjadi seperti perang terjadi dan jalur perdagangan seperti Selat Hormuz ditutup dengan semua dampak yang menyertainya, kita memiliki tempat untuk segera bergegas guna mendapatkan pasokan darurat," imbuh dia.

Dalam deklarasi bersama yang dirilis pada Sabtu (9/5), negara-negara anggota Asean menyatakan keprihatinan serius atas eskalasi konflik di Timur Tengah dan menegaskan bahwa konflik tersebut menimbulkan ancaman serius terhadap nyawa dan keselamatan warga sipil, serta terhadap perdamaian dan stabilitas regional dan global.

"Kami menyerukan kepada semua negara untuk menghormati hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," bunyi deklarasi tersebut.

Deklarasi tersebut juga menyoroti rencana pembentukan Pusat Maritim Asean di Filipina, dengan mencatat bahwa pusat tersebut akan mendukung kerja Asean dan mekanisme yang dipimpin Asean dalam isu-isu terkait maritim dan mempromosikan kolaborasi lintas sektor dan lintas pilar di antara negara-negara anggota Asean.

Perluas Perdagangan

Dalam pernyataannya, Presiden  Marcos Jr juga mengatakan bahwa penutupan Selat Hormuz telah dengan cepat mempengaruhi harga dan pasokan pangan, terutama pupuk, dan kesejahteraan penduduk Asean.

“Tugas kita adalah memastikan bahwa Asean tetap responsif untuk memperkuat dan memperluas perdagangan intra-Asean serta membangun kapasitas untuk melindungi dan memperkuat sistem pangan kita di seluruh kawasan,” kata dia.

Presiden Marcos Jr juga menyerukan kepada para negara anggota Asean untuk memanfaatkan inovasi, termasuk penerapan kecerdasan buatan yang inklusif dan bertanggung jawab untuk meningkatkan perkiraan energi, memperkuat manajemen jaringan dan fleksibilitas sistem, serta mendukung transisi energi bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Edukasi untuk siswa SLB

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Edukasi untuk siswa SLB
MILITER

TNI AD Tertibkan Rumah Dinas

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
TNI AD Tertibkan Rumah Dinas
Daerah
Kemeriahan Galuh Ethnic Car...

Raker Komisi II DPR Bahas RKA/RKP

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi II DPR Bahas R...

XLSMART Bravo 500 Summit 2026

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
XLSMART Bravo 500 Summit 2026
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.