Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sistem Kabel Laut Pukpuk-1 Jadi Tonggak Baru Transformasi Digital di Kawasan Timur Indonesia

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 22:55 WIB | Oleh:
Sistem Kabel Laut Pukpuk-1 Jadi Tonggak Baru Transformasi Digital di Kawasan Timur Indonesia Doc: Telkom
Ket. Dari kiri, Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi dalam peresmian Pukpuk-1 di di Telkom Witel Jayapura, Papua, Jumat (8/5).

JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), resmi meluncurkan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Pukpuk-1) di Telkom Witel Jayapura, Papua pada hari Jumat (8/5).

Peresmian infrastruktur telekomunikasi ini menjadi tonggak penting dalam penguatan konektivitas digital di kawasan Indonesia Timur sekaligus mempererat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi lintas negara.

Hadirnya kabel laut tersebut membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital, serta memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua L. Christian Sohilait, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi.

Dalam sambutannya, Angga Raka Prabowo menegaskan percepatan transformasi digital merupakan salah satu prioritas nasional untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berdaya saing.

“Karena itu, konektivitas harus dibangun secara merata dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar Angga melalui siaran pers pada hari Sabtu (9/5).

Ia juga mengapresiasi komitmen TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas nasional melalui pembangunan kabel laut tersebut.

“Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal, tangguh, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” tambahnya.

Sistem kabel laut Pukpuk-1 merupakan kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini.

Landing station di Jayapura yang dioperasikan TelkomGroup menjadi gerbang konektivitas menuju jaringan Kumul di Papua Nugini, sekaligus mengalirkan kapasitas jaringan dari berbagai wilayah di negara tersebut hingga Vanimo.

Lebih dari sekadar proyek telekomunikasi, kabel laut ini disebut sebagai simbol kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan.

Sinergi antara Telin dan PNG DataCo juga diperkuat melalui penandatanganan perjanjian komersial yang dilakukan bersamaan dengan peresmian infrastruktur tersebut.

Dengan beroperasinya Pukpuk-1, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas digital mandiri.

Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sementara jalur kedua yang baru diresmikan menghubungkan Vanimo, Madang, hingga Port Moresby, dan terintegrasi ke jaringan internasional menuju Manado hingga Los Angeles, Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.