Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan Doc: Antara

Medan - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara mencatat sedikitnya 50 hektare area persawahan terdampak bencana banjir yang melanda Kabupaten Asahan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Sri Wahyuni mengatakan banjir yang mengakibatkan puluhan hektare sawah itu terjadi pada Selasa (16/6).

"Berdasarkan laporan yang diterima banjir itu melanda tiga kecamatan," ujar Sri Wahyuni di Medan, Kamis.

Pusdalops mendata area persawahan yang terdampak akibat banjir tersebut berlokasi di Desa Bangun Sari, Kecamatan Setia Janji.

Selain areal persawahan, Pusdalosp mendata banjir juga mengakibatkan 521 jiwa dari 183 kepala keluarga, dua sekolah, 106 unit rumah, satu fasilitas umum dan rumah ibadah terdampak.

Di Kecamatan Setia Janji tercatat 139 jiwa dari 44 kepala keluarga dan dua unit sekolah terdampak. Lalu di Kecamatan Sei Dadap tercatat enam rumah dan 22 jiwa dari tujuh kepala keluarga terdampak.

Sedangkan Kecamatan Tinggi Raja tercatat sebagai daerah paling terdampak dengan 100 rumah serta 360 jiwa dari 130 kepala keluarga terlanda.

Sri Wahyuni mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

Ia mengatakan pemerintah kabupaten setempat telah berkoordinasi dengan pemangku kebijakan terkait untuk melakukan inventarisasi kerusakan dan kebutuhan.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

"Berdasarkan laporan, jumlah pengungsi, korban luka maupun korban jiwa nihil," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.