Pendekatan Interdisipliner Dinilai Krusial Percepat Prioritas Pembangunan Nasional
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 12:25 WIB | Oleh: Haryo BronoPandangan serupa disampaikan pakar air, sanitasi, dan kebersihan dari University of Technology Sydney, Prof. Juliet Willets, yang menekankan pentingnya membangun kemitraan lintas disiplin yang adil dan inklusif.
Direktur Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Kementerian PPN/Bappenas, Endang Sulastri, mengatakan kemitraan riset harus mampu menjawab kebutuhan kebijakan nyata pemerintah.
“Output penelitian harus memberikan opsi kebijakan yang konkret dan realistis, termasuk mempertimbangkan aspek fiskal agar dapat diadopsi dalam perumusan kebijakan,” ujarnya.
Melalui platform seperti KONEKSI, kolaborasi riset Australia–Indonesia yang mengedepankan prinsip kesetaraan, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI) diharapkan mampu memperkuat penggunaan perspektif interdisipliner untuk menjawab tantangan pembangunan nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan pembangunan Indonesia ke depan berlangsung secara inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!