Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Plaza Seremoni Raih Penghargaan Dunia

📅 Senin, 29 Jun 2026, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Plaza Seremoni Raih Penghargaan Dunia Doc: Antara
Ket. Plaza Seremoni IKN tampak dari udara.

Nusantara – Desain lanskap Plaza Seremoni di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memadukan aspek estetika, fungsi ruang publik, dan prinsip pembangunan berkelanjutan berhasil mengantarkan Indonesia meraih penghargaan internasional Honour Award pada ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026.

Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono mengatakan Plaza Seremoni meraih penghargaan pada kategori Landscape Design Award (Professional Category) sebagai bentuk pengakuan atas kualitas desain kawasan yang mengedepankan keberlanjutan dan kenyamanan publik.

“Plaza Seremoni IKN berhasil meraih penghargaan internasional Honour Award di ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026 untuk kategori Landscape Design Award (Professional Category),” kata Basuki di Nusantara, akhir pekan lalu.

Menurut Basuki, penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi IKN sebagai ibu kota yang mengutamakan kualitas pembangunan, estetika, dan keberlanjutan, sekaligus mendukung pengembangan Nusantara sebagai kota yang nyaman dan layak huni. “Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 dalam mempersiapkan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028,” ujarnya.

Plaza Seremoni merupakan bagian dari Kawasan Sumbu Kebangsaan yang berada di depan Istana Negara dan Istana Garuda. Kawasan ini dirancang sebagai pusat kegiatan kenegaraan sekaligus ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi dan beraktivitas. Konsep kawasan tersebut mengusung reinterpretasi modern dari alun-alun Indonesia sebagai ruang bersama yang mendorong interaksi sosial, budaya, dan kebersamaan masyarakat.

Basuki menjelaskan pembangunan IKN sejak awal dirancang dengan mengedepankan keseimbangan antara kualitas pembangunan, estetika, dan kelestarian lingkungan. Karena itu, Plaza Seremoni tidak hanya difungsikan untuk kegiatan kenegaraan, tetapi juga sebagai ruang publik yang inklusif.

Berbagai fasilitas disediakan di kawasan tersebut, antara lain amfiteater terbuka, jalur pejalan kaki, jalur sepeda, ruang terbuka hijau, galeri UMKM, hingga ruang komunal untuk mendukung aktivitas sosial, budaya, dan rekreasi masyarakat.

Keunggulan Plaza Seremoni juga tercermin dari penerapan prinsip ekologis dalam desainnya, seperti pemanfaatan kontur alami lahan dan sistem tata air modern yang mendukung keseimbangan lingkungan sekaligus memperkuat identitas Nusantara sebagai kota yang tumbuh selaras dengan alam. Basuki menambahkan, penghargaan MLAA 2026 yang diserahkan pada 20 Juni 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan IKN mendapat apresiasi di tingkat internasional.

“Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa karya pembangunan Indonesia mampu menghadirkan standar baru dalam pengembangan kota modern yang mengintegrasikan aspek lingkungan, teknologi, dan kualitas hidup masyarakat,” katanya. Ant/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.