Vivo Buka Akses Pendidikan Teknologi bagi 60 Mahasiswa
📅 Senin, 04 Mei 2026, 19:08 WIB | Oleh: Haryo Brono“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk berkembang dan membuka peluang yang lebih besar ke depan,” katanya.
Perjalanan penuh tantangan juga dialami Ubayy Tsany Galiadupda. Setelah sempat mengalami kegagalan dalam pengembangan proyek berbasis machine learning, ia berhasil menciptakan chatbot berbasis kecerdasan buatan yang kini dimanfaatkan pelaku UMKM.
Adapun Arkan Maulana Rizki asal Kalimantan Tengah terus menunjukkan semangat belajar meski pernah mengalami perundungan dalam waktu cukup lama. Kini ia menempuh pendidikan Teknik Elektronika dan bercita-cita berkontribusi di sektor teknologi energi.
“Saya ingin suatu hari bisa membangun sesuatu yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain,” tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fokus pada Bidang Strategis
Program Vivo NexGen Scholars berfokus pada enam bidang strategis yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yakni Teknik Informatika, Sains Data Terapan, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro Industri, dan Teknologi Game.
Executive Director Hoshizora Foundation, Yudi Anwar, menilai program ini mulai menunjukkan dampak positif, baik dari sisi akses pendidikan maupun pengembangan kompetensi mahasiswa.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sebanyak 60 mahasiswa kini memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi tanpa terhalang biaya, sekaligus mengembangkan kemampuan teknologi sesuai jurusan masing-masing,” ujarnya.
Dari sisi akademik, capaian mahasiswa penerima beasiswa juga cukup menggembirakan. Pada semester awal, rata-rata IPK mahasiswa tercatat mencapai 3,41, dengan nilai tertinggi menyentuh angka 3,9.
Selain prestasi akademik, para mahasiswa juga aktif mengikuti organisasi, kompetisi, dan komunitas pengembangan teknologi.
Yudi menilai keterkaitan jurusan yang ditempuh para penerima beasiswa dengan kebutuhan industri digital menjadi indikator positif.
“Kebutuhan industri teknologi digital terus meningkat. Jurusan seperti Teknik Informatika, Elektronika, hingga Teknologi Game sangat relevan dengan kebutuhan tersebut. Ini menjadi sinyal awal bahwa program ini dapat mendukung kesiapan talenta muda memasuki dunia kerja,” katanya.
Di tengah percepatan transformasi digital nasional, program seperti Vivo NexGen Scholars dinilai menjadi salah satu langkah konkret untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda Indonesia agar siap berperan dalam ekosistem teknologi masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!