Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ironi di New Zealand: Angka Pernikahan Menurun, Kasus Perceraian Meningkat

📅 Senin, 04 Mei 2026, 23:12 WIB | Oleh:
Ironi di New Zealand: Angka Pernikahan Menurun, Kasus Perceraian Meningkat Doc: Getty Images

WELLINGTON - Jumlah pernikahan di New Zealand melanjutkan penurunan jangka panjangnya pada tahun 2025, sementara perceraian sedikit meningkat, demikian dilaporkan Stats NZ pada Senin (4/5).

Departemen statistik tersebut menyatakan bahwa terdapat 17.481 pernikahan dan ikatan sipil (civil union) pada 2025, turun 3 persen dari 2024 dan memperpanjang tren penurunan sejak awal 1970-an.

Tingkat pernikahan turun menjadi 7,6 per 1.000 orang yang memenuhi syarat pada tahun lalu, sekitar setengah dari level yang tercatat pada 2000 dan sekitar seperenam dari tingkat puncak 45,5 per 1.000 pada 1971, kata Rebekah Hennessey, juru bicara bidang estimasi, proyeksi, dan cakupan populasi Stats NZ.

Pada saat yang sama, 7.887 perceraian dikabulkan pada 2025, naik 5 persen dari tahun sebelumnya. Meski meningkat, jumlah perceraian masih jauh di bawah puncak historis yang terjadi pada 1982 dan 2000, menurut data statistik.

Departemen tersebut menyatakan bahwa terdapat 2.565 pasangan dari luar negeri yang bepergian ke New Zealand untuk menikah pada 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan 2024. Lebih dari separuh pasangan tersebut berasal dari Australia, diikuti oleh Amerika Serikat.

Data jangka panjang menunjukkan sekitar sepertiga pernikahan di New Zealand berakhir dengan perceraian dalam waktu 25 tahun, sementara sekitar 60 persen pasangan tetap menikah seumur hidup, kata Hennessey. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.